Unik! Ipda Purnomo Ajak Ratusan ODGJ Mencari Tumbler Saat Berjemur
Tumbler saat ini tengah menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Gara-Gara Anita Dewi yang kehilang tumblernya saat di perjalanan KRL Tanah Abang-Rangkasbitung
Aksi unik Ipda Purnomo menjadi sorotan setelah sebuah video yang diunggah akun Instagram @Purnomopolisibaik pada Jumat (28/11). Video tersebut memperlihatkan ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berkumpul dan berjemur sambil seolah-olah mencari tumbler yang hilang.
Momen itu menarik perhatian publik di tengah ramainya kasus tumbler yang diduga menyebabkan pemecatan seorang karyawan KRL.
Dalam video tersebut, Ipda Purnomo terlihat memimpin kegiatan sambil berinteraksi langsung dengan para ODGJ. Ia berulang kali menanyakan keberadaan tumbler, sebuah candaan yang sejalan dengan isu viral di media sosial.
"Siapa yang bawa tumbler? Tumbler?" ucapnya Ipda Purnomo dalam unggahan video milik @Purnomopolisibaik.
Ia juga terdengar bertanya dan mengulang perkataan, sehingga memicu respons lucu dari para ODGJ yang ikut berjemur bersama.
"Ada yang tahu tumbler apa enggak?", "Ada yang kehilangan tumbler? Ayo cari. Tumbler, tumbler?" ucapnya Ipda Purnomo dalam unggahan video milik @Purnomopolisibaik.
Meski terlihat ringan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis Ipda Purnomo dalam membina ODGJ di ruang publik. Ia dikenal menggunakan metode yang komunikatif dan tidak agresif saat menangani kelompok marjinal.
Berjemur dan bergerak bersama dinilai menjadi aktivitas yang membantu menstabilkan kondisi emosional para ODGJ. Metode ini sering dilakukan Ipda Purnomo untuk mengajak mereka tetap aktif dan terlibat dalam kegiatan sosial.
Komentasr Positif Warganet
Aksi itu juga menuai banyak komentar positif dari warganet. Banyak yang menilai hal tersebut bukan hal yang mudah kita lakukan.
"Pak Pur hatinya terbuat dari apa ya, ngurus tema - teman kita yang seperti ini bukan hal yang mudah," tulis seorang warganet, dilansir dari kolom komentar unggahan akun video @Purnomopolisibaik.
Pendekatan Humanis
Video tersebut sekaligus menunjukkan upaya polisi untuk hadir dengan pendekatan yang lebih humanis. Ipda Purnomo menegaskan bahwa kegiatan ini murni untuk kesehatan dan keterlibatan para ODGJ, bukan sekadar mengikuti tren viral.
Hingga kini, unggahan itu terus dibagikan dan dibicarakan, menjadi contoh bahwa isu viral juga bisa dimaknai secara positif melalui aksi sosial yang bermanfaat.
Reporter Magang: Ahmad Subayu