Prabowo Puji Sosok Perempuan Selevel Jenderal Bintang 4, Banyak Pasukan Kalahkan Panglima TNI
Prabowo memberikan pujian kepada sosok perempuan yang disebutnya telah setara dengan jenderal bintang empat TNI.
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir membuka Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim Expo Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2) kemarin. Di depan ribuan anggota Muslimat, Presiden Prabowo menyampaikan pidatonya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dirinya bangga berdiri di depan para kader. Dia turut menyanjung sejumlah program yang dibentuk.
Bahkan, Prabowo tak ketinggalan ikut memberikan pujian mendalam kepada sosok perempuan tangguh di tengah para kader. Dia disebut pantas menyandang pangkat bintang 4 jika dirinya terjun di dunia militer. Seperti apa pernyataannya? Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube MerdekaDotCom, Selasa (11/2).
Prabowo Puji Sosok Wanita Tangguh
Situasi Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2025 mendadak riuh. Hal itu usai Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah hal dalam pidatonya.
Di depan ribuan kader Muslimat, Presiden Prabowo yang hadir dalam balutan kemeja putih lengkap dengan peci gelap secara langsung memberi pujian kepada sosok perempuan tangguh. Presiden bahkan tak segan menyebut jika kiprah dan sepak terjang wanita itu di dalam kepemimpiannya telah setara dengan level jenderal bintang empat di tubuh militer.
Sosok wanita yang dipuji Prabowo itu ialah Ketua Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawangsa.
"Sekarang sebenarnya Ketua Umum PP Muslimat itu kalau di tentara itu ya kira-kira bintang empat lah kira-kira," katanya.
Sontak, pernyataan Prabowo itu langsung membuat seisi ruangan memberi reaksi. Banyak tepuk tangan hingga teriakan histeris yang dilempar para kader.
Sementara itu, Khofifah sendiri tampak tersipu malu. Duduk di barisan depan dalam balutan kemeja batik berwarna hijau, Khofifah lantas membungkukkan badan, mengisyaratkan ungkapan terima kasih mendalam.
Terkesan dengan Gebrakan Khofifah di NU
Tak hanya itu, Presiden lagi-lagi membuat seisi ruangan bereaksi. Kali ini, Presiden mengungkap jika jumlah anggota TNI masih kalah dengan jumlah para kader yang dimiliki Ketua Muslimat NU.
"Anggotanya sekian puluh juta. Panglima TNI, anggotamu kalah sama NU," tambah Prabowo.
Lebih lanjut, isi pidato Presiden berikutnya kembali memecah suasana.
"Ini pidatonya sudah disiapkan bagus-bagus," imbuh Presiden.
Usai melempar pujian hingga guyonan, Presiden Prabowo lantas mengungkap rasa kagumnya terhadap berbagai program besutan Khofifah di NU.
"Saya terkesan dengan program-program Ketua Umum Muslimat. Mustika Darling, ini sangat menentukan. Memang benar, ibu Khofifah bisa menangkap, kita sekarang harus sadar lingkungan dan menjaga kebersihan. Dan itu pun juga dapat pelajaran bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman," katanya.
Sosok Khofifah Indar Parawangsa
Khofifah Indar Parawangsa sendiri dikenal luas sebagai sosok birokrat sekaligus politikus Indonesia. Selain aktif di organisasi NU, Khofifah diketahui telah beberapa kali memiliki jabatan mentereng di pemerintahan.
Pada 2004 lalu, wanita kelahiran Surabaya ini pernah menjadi anggota DPR RI Dapil Jawa Timur I. Sementara itu pada tahun 1999 hingga 2001, jebolan Magister Fakultas Imu Sosial dan Politik UI itu didapuk menjadi Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan era Presiden Abdurahman Wahid. Dia pun juga pernah menduduki kursi Menteri Sosial era Presiden Joko Widodo pada tahun 2014 hingga 2018 silam.
Kemampuannya berpolitik membuat Khofifah kemudian terpilih pada Pilkada 2024 menjadi Gubernur Jawa Timur bersama Wakil Gubernur pilihannya, Emil Dardak. Selain itu, beberapa jabatan yang pernah diembannya yakni sebagai berikut,
- Ketua Umum Muslimat NU 4 Periode [12]
- Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992–1997)
- Pimpinan Komisi VIII DPR RI (1995–1997)
- Anggota Komisi II DPR RI (1997–1998)
- Wakil Ketua DPR RI (1999)
- Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI (1999)
- Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Kabinet Persatuan Nasional (GusDur) (1999–2001)
- Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (1999–2001)
- Ketua Komisi VII DPR RI (2004–2006)
- Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004–2006)
- Anggota Komisi VII DPR RI (2006)
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Kongres XVIII Muslimat NU
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membuka Kongres XVIII Muslimat NU yang bertempat di Jatim Expo Surabaya, Jawa Timur pada Senin (10/2) lalu.
Di depan lebih dari 7 ribu warga Muslimat NU, Presiden Prabowo memberikan pidatonya secara lantang. Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan mengenai urgensi peran dari Muslimat NU dalam pembangunan generasi bangsa Indonesia.
Prabowo turut memberi apresiasi mendalam terhadap visi NU dalam menghadapi beragam isu strategis seperti lingkungan, kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan.
Prabowo kemudian ikut mendorong keterlibatan seluruh pihak dalam membangun bangsa. Ada rasa optimisme yang disampaikan terhadap masa depan bangsa Indonesia jika dipupuk secara terus-menerus dengan semangat kebersaman serta kolaborasi.