Konglomerat Vietnam Injeksi Dana Segar ke Grup Modalku

Grup Modalku, Funding Societies, mengumumkan memperoleh dana segar senilai US$ 144 juta dalam ronde pendanaan Seri C+.Kong

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Konglomerat Vietnam Injeksi Dana Segar ke Grup Modalku
Modalku. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Grup Modalku, Funding Societies, mengumumkan memperoleh dana segar senilai US$ 144 juta dalam ronde pendanaan Seri C+.

Pendanaan ini dipimpin oleh SoftBank Vision Fund 2 dengan investor baru, antara lain VNG Corporation (konglomerat asal Vietnam), Rapyd Ventures, dan investor global berbasis di Asia EDBI; Indies Capital, K3 Ventures, dan Ascend Vietnam Ventures.

Perusahaan juga menerima fasilitas pinjaman US$ 150 juta dari pendana institusi di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia yang sebagian dicairkan sejak tahun lalu.

Pendanaan ini akan memperkuat posisi Grup Modalku sebagai pemimpin dalam pendanaan digital regional. Dana akan digunakan perusahaan untuk mengelola pengeluaran serta meningkatkan layanan B2B payments bagi UMKM di Asia Tenggara.

Rencananya, dana sebesar US$ 16 juta (sekitar Rp 229 miliar) dari pendanaan terbaru tersebut akan digunakan untuk berkontribusi ke opsi rencana saham perusahaan (dalam bentuk pembelian kembali saham) bagi karyawan terdahulu dan saat ini.

Co-founder Funding Societies Modalku, Reynold Wijaya, mengaku sebuah kehormatan bagi kami untuk terus dapat dipercaya oleh investor baru dan yang sudah mendukung sejak awal.

"Setelah berhasil membuktikan kapabilitas kredit kami selama krisis finansial yang belum pernah terjadi sebelumnya, Modalku akan memperluas bisnis menuju neobanking. Kami berkomitmen untuk dapat mendukung UMKM lebih baik, memperkuat kehadiran kami di Asia Tenggara, dan membawa dampak positif yang lebih besar ke masyarakat," ujar Reynold dalam rilisnya, kemarin.

Managing Partner SoftBank Investment Advisers, Greg Moon, menambahkan UMKM di seluruh Asia Tenggara secara historis telah berjuang untuk mendapatkan akses pinjaman dari institusi keuangan, tapi mereka justru terpaksa mengandalkan pendanaan pribadi untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka.

"Grup Modalku hadir dan menjembatani para pengusaha ini untuk mengakses pendanaan yang lebih sesuai kebutuhan mereka dan lebih terjangkau dengan membangun sistem data yang menilai suatu usaha dari kinerjanya dan menggunakan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) agar proses menjadi lebih efektif. Kami senang dapat mendukung misi mereka berkontribusi bagi Asia Tenggara dengan mendanai UMKM yang layak, tapi belum terlayani,” pungkas Moon.

Rekomendasi