Takut dimata-matai, RUU baru AS larang gunakan Pemerintah Huawei dan ZTE

Takut dimata-matai, RUU baru AS larang gunakan Pemerintah Huawei dan ZTE

Indra Cahya
Oleh Indra Cahya - Reporter
Takut dimata-matai, RUU baru AS larang gunakan Pemerintah Huawei dan ZTE
Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro. ©2017 Merdeka.com

Pemerintah AS ternyata banyak diisi orang-orang yang khawatir soal hubungan Pemerintah China dengan produsen smartphone asal negeri Tirai Bambu tersebut seperti Huawei dan ZTE.

Karena keresahan ini, meansir The Verge, senator asal Texas Mike Conaway memperkenalkan RUU yang diberi nama Defending U.S. Government Communications Act, yang bertujuan untuk melarang badan-badan pemerintah AS menggunakan gadget besutan Huawei dan ZTE.

Lebih lengkapnya, RUU tersebut melarang pemerintah AS untuk membeli dan menggunakan "perangkat dan atau layanan telekomunikasi," dari Huawei dan ZTE. Dalam sebuah pernyataan di situsnya, sang senator menyatakan bahwa teknologo yang berasal dari China merupakan ancaman bagi keamanan nasional dan penggunaan perangkat tersebut akan "mengundang pengawasan China ke semua aspek kehidupan masyarakat."

salah satu pejabat intelejen yang dikutip The Verge juga menyebut bahwa Huawei telah berbagi informasi dengan para pemimpin negara di China. Selain itu karena bisnis Huawei di AS sedang tumbuh, risiko keamanan lebih lanjut juga makin besar.

Huawei sendiri baru saja melakukan penetrasi besar ke AS, di mana perusahaan tersebut kerja sama dengan AT&T untuk merilis Huawei Mate 10 Pro di Negeri Paman Sam. Kemitraan kedua perusahaan ini yang terendus parlemen AS sejak lama, akhirnya membuat mereka gatal. Pada Desember lalu, menurut laporan The New York Times, Komisi Komunikasi Federal atau FCC yang merupakan kominfonya AS, disurati oleh parlemen AS soal ini. Hal ini berlanjut pada dicanangkannya RUU ini.

Hal ini sudah muncul sejak lama. Pada 2010 lalu, empat orang senator menghubungi FCC dengan laporan bahwa ada hubungan antara perusahaan-perusahaan asal China dengan pemerintah China, di mana ada ketakutan untuk dimata-matai. Di 2011, Komite Pemilihan Intelijen Permanen dari parlemen AS sudah merekomendasikan pemerintah AS untuk memblokir Huawei dan ZTE.

Rekomendasi