Realisasi Program Gemarikan Bantul Capai 87 Persen, DKP Optimistis Tuntaskan Target 2026

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul mencatat realisasi Program Gemarikan Bantul telah mencapai 87 persen hingga awal Juli 2026, menunjukkan optimisme tinggi untuk menuntaskan target tahun ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Realisasi Program Gemarikan Bantul Capai 87 Persen, DKP Optimistis Tuntaskan Target 2026
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul mencatat realisasi Program Gemarikan Bantul telah mencapai 87 persen hingga awal Juli 2026, menunjukkan optimisme tinggi untuk menuntaskan target tahun ini. (AntaraNews)

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul melaporkan bahwa realisasi Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) telah mencapai 87 persen hingga awal Juli 2026. Capaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya meningkatkan konsumsi ikan di wilayah tersebut. Program Gemarikan bertujuan utama untuk membiasakan masyarakat mengonsumsi ikan sejak usia dini, demi memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

Kepala Bidang Pengolahan, Pemasaran, dan Pengawasan Perikanan DKP Bantul, Susmawati, menjelaskan bahwa sosialisasi Gemarikan telah menjangkau 675 peserta. Peserta tersebut meliputi siswa dari 22 sekolah serta berbagai kelompok masyarakat di Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari strategi pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas gizi masyarakat.

Dengan angka realisasi yang tinggi ini, DKP Bantul menyatakan optimistis dapat menuntaskan target program hingga akhir tahun. Pelaksanaan Gemarikan di Bantul tinggal menyisakan dua kali kegiatan lagi. Diharapkan target 100 persen dapat tercapai pada bulan ini, menandai keberhasilan program di tahun 2026.

Fokus dan Sasaran Program Gemarikan di Bantul

Program Gemarikan di Kabupaten Bantul memiliki sasaran utama yang luas, tidak hanya terbatas pada pelajar. Kegiatan edukasi juga menyasar masyarakat umum melalui berbagai forum kemasyarakatan. Pelaksanaannya dilakukan di sejumlah kapanewon, bekerja sama erat dengan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan).

Pelajar menjadi salah satu kelompok prioritas dalam Program Gemarikan. Pembiasaan mengonsumsi ikan sejak dini dinilai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak-anak. Ini akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal generasi muda di Bantul.

Selain itu, program ini juga berupaya membentuk kesadaran konsumsi ikan di lingkungan keluarga. Diharapkan kebiasaan makan ikan dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat sehari-hari. DKP Bantul menargetkan 760 warga dapat mengikuti sosialisasi dan praktik Gemarikan tahun ini.

Manfaat dan Dampak Positif Konsumsi Ikan

Program Gemarikan secara aktif memberikan edukasi mengenai manfaat ikan sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi. Ikan kaya akan asam lemak Omega-3, Vitamin D, yodium, dan selenium, yang semuanya berperan krusial dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan fungsi otak yang optimal. Kandungan nutrisinya juga sangat penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi dari berbagai penyakit, serta mendukung kesehatan jantung dan mata.

Peningkatan konsumsi ikan merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan angka konsumsi ikan masyarakat secara berkelanjutan. Di Bantul, program ini menjadi bagian integral dari strategi pemerintah daerah untuk mendukung perbaikan kualitas gizi secara menyeluruh. Lebih lanjut, inisiatif ini berperan vital dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut, memastikan generasi muda tumbuh sehat dan cerdas.

DKP Bantul berharap peningkatan konsumsi ikan masyarakat tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap sektor perikanan daerah. Permintaan produk perikanan yang tinggi secara langsung akan mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan ekonomi. Ini akan dirasakan oleh nelayan, pembudidaya ikan, serta pelaku usaha pengolahan dan pemasaran ikan di Bantul, menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Kolaborasi dan Target Pencapaian Program

Pelaksanaan Program Gemarikan di Bantul tidak berjalan sendiri. Program ini dilakukan bersama anggota DPRD Bantul melalui program pokok-pokok pikiran (pokir). Kolaborasi ini memastikan dukungan dan jangkauan yang lebih luas bagi program, melibatkan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.

Susmawati mengungkapkan bahwa pelaksanaan Gemarikan di Kabupaten Bantul telah mencapai sekitar 87 persen. Capaian ini merupakan modal optimistis untuk menuntaskan target program hingga akhir tahun. Dengan sisa dua kali pelaksanaan, target 100 persen diperkirakan tercapai bulan ini, menunjukkan komitmen kuat DKP Bantul.

Target total 760 warga Bantul diharapkan dapat mengikuti sosialisasi dan praktik Gemarikan pada tahun 2026. Angka 675 peserta yang telah mengikuti sosialisasi hingga awal Juli menunjukkan kemajuan signifikan. Ini mendekatkan Bantul pada tujuan peningkatan konsumsi ikan dan kualitas gizi masyarakat, serta menciptakan masa depan yang lebih sehat dan produktif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi