Ini Ukuran Sayap yang Dibutuhkan Manusia jika Ingin Terbang
Para ilmuwan menganalisis ukuran sayap bila manusia ingin terbang.
Apakah Anda pernah bertanya-tanya, bagaimana jika manusia memiliki kemampuan untuk terbang? Ternyata, menurut para ilmuwan, manusia membutuhkan sayap dengan lebar sekitar 6 meter agar dapat terbang, asalkan berat tubuh sekitar 70 kilogram.
Mengutip dari LiveScience, Selasa (28/1), menurut Ty Hedrick, profesor biologi di Universitas Carolina Utara, ukuran tersebut dihitung menggunakan persamaan dari Robert Nudds, seorang pakar biologi dari Universitas Manchester. Namun, memiliki sayap besar saja tidak cukup untuk memungkinkan manusia melayang di udara.
Desain Sayap: Burung atau Kelelawar?
Jika ingin terbang, desain sayap yang digunakan juga penting. Secara tradisional, sayap berbulu seperti malaikat sering muncul dalam ilustrasi.
Kendati begitu, menurut Michael Habib, peneliti dari Dinosaur Institute di Los Angeles County, sayap seperti kelelawar akan lebih masuk akal.
Dalam desain ini, lengan dan tangan manusia akan meregang menjadi kerangka sayap, ditutupi membran seperti pada kelelawar.
Namun, memiliki sayap saja tidak cukup. Dibutuhkan otot yang sangat kuat untuk menghasilkan tenaga. Burung, misalnya, memiliki hingga 30% massa otot di bagian dada untuk terbang.
Manusia yang ingin terbang membutuhkan otot serupa, yang membuat bentuk tubuh kita akan memiliki dada dan punggung yang sangat besar.
Teknik Terbang dan Lepas Landas
Tipe penerbangan juga menentukan desain sayap. Burung yang sering mengepakkan sayap memiliki bentuk sayap lebih pendek, sedangkan burung yang melayang, seperti albatros, memiliki sayap lebih panjang.
Dengan tubuh manusia yang relatif besar, gaya terbang kita lebih menyerupai burung pelayang.
Namun, masalah terbesar adalah lepas landas. Dengan ukuran sayap 6 meter, manusia tidak bisa langsung mengepak untuk terbang dari tanah.
Habib menyarankan teknik "quadrupedal launch," yaitu memulai lompatan menggunakan keempat anggota tubuh, mirip cara kelelawar atau pterosaurus purba melakukannya.
Terbang tidak hanya membutuhkan sayap besar dan otot kuat, tetapi juga adaptasi evolusi selama jutaan tahun, seperti yang dimiliki burung dan kelelawar.
"Kita perlu banyak adaptasi lain yang dimiliki burung selama bertahun-tahun," kata Hedrick.