Iran
Berita Utama
-
-
-
-
-
berita update Di Balik Kesepakatan Damai Iran-AS: Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir, Bahkan Membelinya
-
amerika serikat Iran Ungkap Kesepakatan Damai Berlangsung 60 Hari, Ancam Ambil Tindakan Jika AS Langgar Perjanjian
-
-
berita update Bikin Heboh, Mayat Membusuk Ditemukan di Bagasi Mobil Dekat Markas Latihan Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
-
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Giliran Mahasiswa ITB Kritik Prabowo-Gibran, Ajukan 4 Poin Tuntutan
-
Demo Mahasiswa di Semarang, Wagub Taj Yasin: Kawal Aspirasi Mahasiswa Agar Tersampaikan
-
Jelang Aksi BEM SI di DPRD Jabar, ASN Pemprov Diarahkan Kerja dari Rumah
-
Gibran Terima 15 Aspirasi Mahasiswa UBK, Janji Sampaikan ke Prabowo
-
Demo Mahasiswa Usai, Jalan Merdeka Selatan Kembali Dibuka untuk Umum
Berita Utama Lainnya
-
-
-
-
-
amerika serikat Presiden Iran Ejek AS: Serangan ke Infrastruktur Sipil Bukti Ketidakmampuan dan Keputusasaan
-
-
-
amerika serikat Balas Serangan AS, Rudal Iran Bombardir Pangkalan, Radar hingga Kapal Amerika di Irak dan Teluk Persia
-
amerika serikat Atas Perintah Trump Serangan AS Hantam Iran Selatan, Ledakan Guncang Sejumlah Wilayah
-
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat semakin meningkat, meskipun kedua pihak berusaha mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan.
Amerika Serikat mengumumkan **rampasan aset kripto Iran** senilai $1 miliar, menegaskan upaya berkelanjutan untuk menekan Teheran melalui jalur finansial dan berkoordinasi dengan sekutu Eropa.
Warga Teheran terus menunjukkan dukungan kuat terhadap pemerintah dan angkatan bersenjata mereka di tengah ketegangan regional, menyusul serangan AS dan Israel serta perundingan gencatan senjata yang belum final.
Otoritas Selat Teluk Persia Iran menolak keras sanksi AS yang baru dijatuhkan, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak akan memberikan kendali Washington atas Selat Hormuz yang strategis.
Presiden Donald Trump hanya akan menyetujui kesepakatan nuklir Iran yang menguntungkan Amerika Serikat, menegaskan kembali sikap tegasnya dalam negosiasi penting ini. Sikap Trump Kesepakatan Nuklir Iran ini menjadi fokus utama.
Iran menegaskan bahwa tercapainya Kesepakatan Iran AS final sangat bergantung pada kesediaan Washington untuk menghentikan tuntutan berlebihan dan meninggalkan posisi kontradiktif, memicu pertanyaan tentang masa depan hubungan kedua negara.
Iran dan Oman mengadakan pembicaraan penting mengenai pengelolaan Selat Hormuz di masa depan, menegaskan solidaritas di tengah ancaman dari Amerika Serikat yang berpotensi memicu ketegangan regional dan mempengaruhi jalur pelayaran vital.
Iran belum memberi tahu mediator Pakistan bahwa teks kesepakatan telah dirampungkan.
Donald Trump menyatakan AS dapat kembali menyerang Iran jika Teheran memaksakan kesepakatan yang dinilai merugikan Washington.
Iran menyatakan telah memberikan peringatan kepada kapal-kapal tersebut sebelum menembakkan tembakan peringatan karena instruksi diberikan tidak diikuti.