33 WNA China pemeras pejabat
-
News •Aparat penangkap 6 buronan dapat penghargaan dari polisi TiongkokEnam penjahat ini total sudah berhasil menguras harta para korbannya Rp 54,5 miliar.
-
News •Fasilitator 29 WNA China diancam tindak pidana perdagangan manusiaWNI berinisial C memfasilitasi 29 WNA asal China dengan menyediakan tempat tinggal untuk melakukan penipuan online.
-
Jakarta •Marak jaringan WNA di lingkungan warga, Ahok semprot RT/RW tak becus"RT RW yang enggak kuat kita mau keluarin, mau ganti," tegas Ahok.
-
News •30 WNA pelaku penipuan kartu kredit jaringan internasional"Kejahatan ini diduga termasuk internasional. Karena operatornya ada di negara Indonesia dan korban di Tiongkok."
-
News •5 Fakta komplotan WNA di Cilandak pemeras pejabat China koruprumah tersebut digerebek lantaran menjadi penampungan WN China yang bekerja sebagai pemeras.
-
Jakarta •33 WNA pemeras pejabat China korup digaji Rp 6 juta per bulan"Jadi mereka 3 bulan sekali pulang ke Tiongkok untuk gajian, mereka di sini tidak ada tabungan," kata Jerry R Siagian.
-
Jakarta •33 WNA pemeras pejabat China korup bakal dideportasi dari IndonesiaPihak imigrasi masih belum tahu 33 WN China itu dijerat dengan pasal berapa.
-
News •Begini modus tipu-tipu 33 WNA yang dibekuk polisi di CilandakBila pemeriksaan di kepolisian sudah rampung, mereka akan diserahkan ke Imigrasi Klas I Jakarta Selatan.
-
News •Warga tak tahu aktivitas 33 WNA yang ditangkap polisi di CilandakSelama ini, hanya dua orang yang terlihat kerap keluar rumah dua lantai yang digerebek polisi tadi malam itu.
-
Jakarta •33 WNA yang digerebek jadi pemeras pejabat China korupHerry menjelaskan bahwa WNA yang dibawa ke Indonesia ini awalnya dijanjikan kerja di hotel dan restoran.
-
10News •33 WNA asal Tiongkok pelaku penipuan internet dibekukDari tangan para pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti laptop, ponsel, modem, printer, HT, dan ID card.
-
News •Gerebek rumah mewah, polisi bekuk 33 WNA sindikat penipuanPolisi menciduk mereka lantaran diduga kelompok sindikat penipu yang kerap menyasar korban WNA.