Sudahkah Anda Merasa Membaik? 6 Tanda Pemulihan dari Trauma yang Harus Diketahui

Mengatasi trauma dari masa lalu memang sulit, tetapi ketika Anda berhasil melakukannya, ketenangan akan menyertai hidup Anda.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Sudahkah Anda Merasa Membaik? 6 Tanda Pemulihan dari Trauma yang Harus Diketahui
Ilustrasi Self Love Credit: pexels.com/pixabay (© 2025 Liputan6.com)

Setiap orang pasti memiliki kenangan masa lalu yang sulit, yang sering kali menimbulkan perasaan cemas, tertekan, atau bahkan trauma. Trauma ini bisa berupa pengalaman yang baru saja terjadi, atau kenangan yang telah lama berlalu, bahkan yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Salah satu ciri trauma yang belum terselesaikan adalah rasa tidak aman dalam hubungan, lingkungan, atau dalam tubuh sendiri, yang sering kali disertai dengan rasa sakit. Proses penyembuhan dari trauma bukanlah hal yang cepat, dan beberapa orang mungkin merasa kesulitan menghadapinya, meskipun ada yang mendapatkan dukungan dari orang terdekat atau profesional.

Langkah pertama dalam pemulihan adalah mengembalikan rasa aman, yang menjadi dasar untuk memperbaiki kesehatan mental. Dr. Parul Adlakha, seorang psikolog klinis, menjelaskan bahwa ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan apakah seseorang sedang mengalami perubahan positif dalam menghadapi trauma.

Pemulihan dari trauma adalah proses yang bersifat individual, dan setiap orang akan mengalaminya dengan cara yang berbeda. Mengidentifikasi tanda-tanda perbaikan dapat membantu dalam mengevaluasi kemajuan pemulihan dan memberikan harapan untuk masa depan, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, Selasa (4/2/2025).

1. Kemampuan untuk Hidup di Saat Ini

6 Tanda Diri Sudah Pulih dari Trauma, Mana yang Anda Rasakan?
Ilustrasi Self Love Credit: pexels.com/pixabay © 2025 Liputan6.com

Apakah Anda sudah bisa melupakan trauma yang pernah dialami? Mungkin Anda belum sepenuhnya melupakan, tetapi setidaknya Anda tidak lagi terlalu terpicu oleh ingatan tersebut.

Dr. Parul mengungkapkan, "Mampu hidup di masa sekarang tanpa terbebani oleh ingatan masa lalu dan meninggalkan peristiwa traumatis sehingga tidak lagi mengendalikan emosi Anda di masa kini adalah tanda yang baik."

2. Kembali Merasakan Rasa Aman

Ketika trauma terjadi, Anda mungkin merasa bahwa segala sesuatu menjadi menakutkan. Ini termasuk keengganan untuk keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain.

Namun, jika Anda telah sembuh dari trauma, mampu merasakan kembali rasa aman dan membangun stabilitas baik fisik maupun emosional adalah pertanda positif.

Jika Anda tidak lagi merasa tertekan dan dapat menenangkan pikiran dalam situasi yang sebelumnya memicu kecemasan, itu juga menunjukkan bahwa Anda telah membuat kemajuan dalam proses penyembuhan trauma.

3. Kembali Muncul Rasa Percaya Diri

6 Tanda Diri Sudah Pulih dari Trauma, Mana yang Anda Rasakan?
Ilustrasi Self Love Credit: pexels.com/pixabay © 2025 Liputan6.com

Setelah Anda pulih dari trauma, rasa aman yang hilang akan kembali, dan kepercayaan diri Anda juga akan pulih.

Dengan mengembalikan rasa percaya diri, Anda akan lebih mampu membuat keputusan hidup dengan keyakinan, tanpa merasa bersalah atau ragu terhadap diri sendiri.

Selain itu, Anda akan mengadopsi pendekatan yang lebih berorientasi pada solusi, bukan sekadar menebak-nebak perasaan Anda.

4. Menyambut Masa Depan dengan Antusias

Dengan memandang ke depan, Anda dapat membangun rasa percaya diri yang baru. Pengalaman traumatis tidak lagi mendominasi hidup Anda.

Oleh karena itu, kemampuan untuk terhubung kembali dengan diri sendiri dan menyambut masa depan tanpa beban adalah tanda positif dalam proses penyembuhan dari trauma.

5. Muncul Perasaan Kasih Sayang Terhadap diri Sendiri

6 Tanda Diri Sudah Pulih dari Trauma, Mana yang Anda Rasakan?
Ilustrasi Self Love Credit: pexels.com/pixabay © 2025 Liputan6.com

Rasa bangga dan empati dapat muncul ketika trauma tidak lagi menjadi beban bagi Anda.

Dengan mengakui kesalahan yang telah terjadi, merayakan kemajuan yang dicapai, serta menghargai usaha yang telah dilakukan, Anda menunjukkan bahwa diri Anda telah berkembang dan tidak lagi merasa takut.

6. Mampu Mengelola Pemicu yang Muncul

Yang terakhir, Anda tidak akan merasa takut atau terasing saat berhadapan dengan pemicu yang mengingatkan pada trauma Anda.

Baik itu bertemu seseorang yang berhubungan dengan pengalaman traumatis atau situasi lain yang memicu rasa cemas.

Ketika Anda dapat mengenali dan menerima pemicu-pemicu tersebut serta mampu mengatasi perasaan tertekan yang ditimbulkannya, itu merupakan tanda kemajuan lain dalam proses pemulihan Anda.

Dr. Parul menekankan, "Penyembuhan dari trauma adalah suatu proses. Itu tidak terjadi dalam siklus bertahap. Misalnya, kita mungkin merasa lebih baik pada hari pertama dan kedua, tetapi pada hari ketiga kita bisa tergelincir karena pemicu.

Dalam kasus seperti itu, biasanya selalu lebih baik untuk memiliki sistem pendukung di sekitar Anda. Bisa dalam bentuk apa pun, seperti dukungan emosional atau sosial dan bahkan dukungan psikologis dari terapis atau psikiater yang Anda rujuk. Memiliki dukungan di saat-saat seperti itu penting."

Rekomendasi