Risiko Mengonsumsi Jus Buah untuk Penderita Diabetes, Apa Pendapat Para Ahli?

Minuman jus buah sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes, karena berbagai hal dibawah ini!

Abhista
Oleh Abhista - Reporter
Risiko Mengonsumsi Jus Buah untuk Penderita Diabetes, Apa Pendapat Para Ahli?
Jus Buah. (foto: Pinterest/pngtree). (© 2024 Liputan6.com)

Jus buah sering dianggap sebagai pilihan minuman yang menyehatkan dan menyegarkan, terutama saat ingin mengatasi rasa haus. Namun, bagi mereka yang menderita diabetes, konsumsi jus buah sebaiknya dihindari karena dapat berpengaruh pada kadar gula darah. Menurut Dr. Rulli Rosandi, SpPD-KEMD, seorang spesialis penyakit dalam, menjaga kadar gula darah sangat penting bagi pasien diabetes, termasuk dalam hal pemilihan buah. Meskipun fruktosa, yang merupakan gula alami dalam buah, tidak meningkatkan kadar gula darah secepat glukosa, tetap perlu diwaspadai agar tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Dr. Rulli menyarankan agar pasien diabetes membatasi konsumsi jus buah karena dapat menyebabkan peningkatan kadar gula dalam tubuh. Proses pengolahan buah menjadi jus biasanya mengurangi kandungan seratnya, dan sering kali ditambahkan pemanis seperti gula atau madu yang dapat meningkatkan kalori. Selain itu, pembuatan jus umumnya memerlukan lebih banyak buah dibandingkan dengan porsi yang biasa dikonsumsi, sehingga berpotensi meningkatkan kadar gula darah.

Oleh karena itu, Dr. Rulli menekankan pentingnya mengonsumsi buah potong segar bagi pasien diabetes untuk menjaga stabilitas kadar gula darah dan menghindari lonjakan yang tidak diinginkan.

Kandungan Serat

Bahaya Konsumsi Jus Buah bagi Pengidap Diabetes, Apa Kata Ahli?
Jus Buah. (foto: Pinterest/pngtree). © 2024 Liputan6.com

Alasan utama mengapa jus buah tidak dianjurkan untuk penderita diabetes adalah penurunan kandungan serat. Serat yang terdapat dalam buah berfungsi untuk memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Namun, ketika buah diolah menjadi jus, jumlah serat yang ada berkurang secara signifikan.

"Jus dikurangi karena seratnya tidak dipakai, dan kalorinya menjadi lebih tinggi fruktosanya," ujar dr. Rulli saat ditemui di Jakarta Selatan pada Kamis, 14 November 2024. Dengan hilangnya serat ini, tubuh akan lebih cepat dalam menyerap gula, yang berpotensi menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis.

Tambahan Pemanis

Bahaya Konsumsi Jus Buah bagi Pengidap Diabetes, Apa Kata Ahli?
Jus Buah. (foto: Pinterest/pngtree). © 2024 Liputan6.com

Selain berkurangnya serat, banyak jus buah yang mengandung tambahan pemanis seperti gula atau madu. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kalori dan kadar gula dalam minuman, yang berpotensi berbahaya bagi penderita diabetes yang perlu mengontrol kadar gula darah mereka.

Menurut dr. Rulli, "Kalau orang nge-jus itu pasti nggak cuma satu buah saja yang dikonsumsi, harus membutuhkan beberapa buah jadi lebih banyak." Dengan demikian, konsumsi jus buah harus diperhatikan agar tidak berdampak negatif pada kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan gula darah.

Pilihan Buah untuk Penderita Diabetes

Bahaya Konsumsi Jus Buah bagi Pengidap Diabetes, Apa Kata Ahli?
Jus Buah. (foto: Pinterest/pngtree). © 2024 Liputan6.com

Dr. Rulli sangat merekomendasikan agar pasien diabetes mengonsumsi buah segar yang dipotong. Buah potong yang mengandung serat utuh dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih cepat dan memperlambat proses penyerapan gula. Selain itu, serat juga merupakan nutrisi penting yang berfungsi untuk memperlambat penyerapan gula dalam tubuh. "Orang per orang beda, nggak bisa kita samakan semua," ungkap Dr. Rulli.

Penting bagi pasien diabetes untuk mengatur porsi konsumsi buah agar tidak berlebihan. Aktivitas harian pasien juga memiliki dampak terhadap kebutuhan nutrisi mereka. Sebagai contoh, kebutuhan nutrisi seorang buruh tentu berbeda dengan yang dimiliki oleh seseorang yang bekerja di kantor. Dr. Rulli menekankan bahwa penyesuaian porsi makanan berdasarkan aktivitas harian sangat penting untuk menjaga stabilitas gula darah.

Risiko Mengonsumsi Jus Buah untuk Penderita Diabetes

Bahaya Konsumsi Jus Buah bagi Pengidap Diabetes, Apa Kata Ahli?
Jus Buah. (foto: Pinterest/pngtree). © 2024 Liputan6.com

Konsumsi buah dalam bentuk jus dapat mempercepat proses pencernaan karena hilangnya serat yang berfungsi memperlambat penyerapan gula. Akibatnya, hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat dan tidak terkontrol, yang sangat berbahaya bagi orang yang menderita diabetes.

Selain itu, jus buah sering kali mengandung kalori tambahan dari gula atau madu yang ditambahkan selama proses pembuatan. Kalori ekstra ini tidak hanya dapat meningkatkan kadar gula darah, tetapi juga berpotensi menyebabkan penambahan berat badan, yang merupakan faktor risiko lain bagi penderita diabetes.

Manfaat Mengonsumsi Buah Utuh

Bahaya Konsumsi Jus Buah bagi Pengidap Diabetes, Apa Kata Ahli?
Jus Buah. (foto: Pinterest/pngtree). © 2024 Liputan6.com

Mengonsumsi buah utuh sangat penting bagi tubuh karena dapat memenuhi kebutuhan serat yang diperlukan untuk memperlambat penyerapan gula. Hal ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. "Serat dalam buah membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah," ujar dr. Rulli.

Dengan mengonsumsi buah utuh, seseorang dapat lebih mudah mengontrol porsi yang dikonsumsi dibandingkan dengan minuman jus. Ini sangat bermanfaat bagi pasien diabetes, yang dapat mengatur jumlah buah yang mereka makan untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal tanpa khawatir mengalami lonjakan gula yang tidak diinginkan.

Apakah semua jenis buah berbahaya bagi penderita diabetes?

Tidak semua jenis buah berbahaya, tetapi porsi dan cara konsumsi harus diperhatikan

Bagaimana aktivitas harian mempengaruhi kebutuhan nutrisi penderita diabetes?

Aktivitas harian menentukan kebutuhan nutrisi, sehingga porsi buah harus disesuaikan dengan tingkat aktivitas masing-masing individu.

Rekomendasi