Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia

Di Ponorogo, Prabowo menegaskan komitmen menghapus kemiskinan Indonesia dan kelaparan, juga fokus gizi anak. Disampaikan dalam siaran Sekretariat Presiden.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto pidato sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). (Tangkapan layar video sekretariat kabinet).

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen memberantas kemiskinan Indonesia dan menghapus kelaparan saat menghadiri resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Pernyataan tersebut disampaikan sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta.

"Karena itu, saya menerima mandat dari rakyat Indonesia. Saya tidak ingin ada orang lapar di Indonesia," kata Prabowo.

Ia menilai Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah sehingga tidak semestinya ada warga yang kelaparan. "Indonesia yang subur, Indonesia yang begitu banyak kekayaannya, tidak boleh ada orang yang lapar di bumi Indonesia," ujarnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya penanganan gizi anak sebagai bagian dari upaya jangka panjang. "Karena itu saya ingin anak-anak Indonesia tidak boleh ada yang kurang gizi. Tidak boleh berangkat sekolah kelaparan," beber Prabowo.

Menurut Kepala Negara, kondisi fisik yang sehat dan kecukupan gizi menjadi syarat agar masyarakat dapat bekerja keras dan berkontribusi optimal dalam pembangunan. Ia menilai seseorang sulit berbuat maksimal ketika fisiknya lemah atau sakit.

Prabowo menegaskan tekad bersama jajarannya untuk mengentaskan kemiskinan di Tanah Air. "Karena itu saya ingin berjuang sekeras-kerasnya untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," pungkasnya.

Rekomendasi