Berbagai minuman tradisional yang ada di Indonesia memiliki beragam manfaat kesehatan yang tidak main-main. Oleh karena itu, konsumsi minuman tradisional ini sangat disarankan untuk dikonsumsi.
Semangat membawa pesan manfaat warisan minuman tradisional inilah yang diusung oleh Nutrisari W'dank terutama pada usianya yang kini sudah 10 tahun. Yesaya Christian, Brand Manager NutriSari W’dank mengatakan bahwa untuk melakukan hal ini, dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Minuman tradisional yang kaya akan rempah sudah selayaknya dilestarikan karena manfaat dan sensasi hangat yang dirasakan saat mengonsumsinya," jelas Yesaya.
Salah satu contoh manfaat rempah adalah riset mengenai temulawak yang dapat bermanfaat sebagai antioksidan, antiinflamasi, membantu menjaga kadar gula darah, dan menjaga kesehatan hati (liver).
"NutriSari W’dank konsisten menghangatkan dan menyebarkan manfaat rempah hingga pelosok nusantara, melalui beberapa varian unggulannya, yaitu NutriSari W’dank Bajigur, Bandrek, Empon–Empon, Sarabba Ekstra, dan Temulawak Madu.” ungkap Yesaya.
Lebih lanjut, Yesaya mengatakan bahwa NutriSari W’dank juga senantiasa berupaya menggunakan rempah asli Indonesia sebagai bahan bakunya. Misalnya, pandan dari petani Jawa Barat, jahe merah dan kunyit dari Jawa Tengah, serta temulawak dari petani Jawa Timur. Dengan alternatif kemasan yang lebih praktis dan juga higienis, harapannya NutriSari W’dank dapat dinikmati konsumen di manapun dan kapanpun, tanpa harus mencari dan mengolah rempah sendiri.
“Selain itu, seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat akan kesehatan, NutriSari W’dank saat ini juga telah dilengkapi dengan vitamin C dan vitamin D yang terbukti bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh,” tambah Yesaya.
Advertisement
Adanya Nutrisari W'dank yang mengkolaborasikan minuman tradisional dalam bentuk yang lebih sederhana ini merupakan hal yang sangat diapresiasi oleh Indri Wahyu Susanti, Ketua Tim Kerja Strategi, Monitoring dan Kemitraan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
"Dengan pendekatan NutriSari W’dank yang sangat relevan dengan gaya hidup anak muda, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia, untuk ikut bangga dengan kekayaan yang bangsa kita miliki, termasuk untuk kuliner lokal kita,” jelas Indri.
Pada peringatan 10 tahun Nutrisari W'dank ini, dilakukan berbagai kegiatan yang melibatkan kolaborasi dengan ragam komunitas budaya lokal di 16 titik di Indonesia. Bertajuk Nutrihub Cultural Week, program ini dilaksanakan di berbagai Nutrihub; community hub yang menjadi wadah kolaborasi bagi komunitas, organisasi, hingga media.
"Acara di berbagai area tersebut kami kemas dengan format sesi khusus yang membahas tentang kearifan lokal untuk meningkatkan kepedulian serta kecintaan pada budaya Indonesia, dilanjutkan dengan buka puasa bersama menggunakan kreasi takjil pilihan dari produk NutriSari W’dank. Kami sangat bersyukur NutriSari W’dank dapat diterima dengan baik oleh masyarakat hingga saat ini, hal tersebut menjadi motivasi kami untuk terus menjalankan misi kami dan berinovasi ke depannya,” terang Yesaya.