Masih di bulan Oktober dan masih dalam bulan peringatan akan kesadaran untuk mencegah bahaya kanker payudara, maka kamu pun patut menambah pengetahuanmu akan penyakit kanker yang jadi pembunuh wanita nomor 1 ini.Salah satunya adalah penjelasan berikut ini tentang pengetahuan akan siapa saja yang berisiko terkena kanker payudara. Apakah kamu termasuk salah satu di antaranya?Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah penjelasannya.
Advertisement
Memiliki payudara yang padat
Untuk memeriksa kepadatan payudara hanya bisa dilakukan dengan mammogram. Sebab kepadatan payudara terlihat sama dari luar. Dengan melakukan pemindaian ini, maka akan terlihat pula kondisi sebenarnya dari jaringan ikat dan jaringan lemak payudara, apakah ada sesuatu yang mencurigakan atau tidak.
Advertisement
Pernah mengidap tumor payudara
Tumor payudara dibagi menjadi 2 jenis yaitu proliferatif dan non-proliferatif. Untuk kondisi non-proliferatif tidak memiliki risiko untuk berubah menjadi kanker payudara. Sementara pengidap proliferatif berisiko tinggi untuk terkena kanker payudara.Jadi, jika kamu terdiagnosis tumor payudara sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui risiko kanker payudara lanjutan yang mungkin terjadi.
Advertisement
Pernah mengidap LCIS
LCIS atau Lobular Carcinoma in Situ adalah suatu jenis tumor payudara jinak yang paling berbahaya dari semuanya. Tumor ini memiliki sifat pertumbuhan sel yang statis namun menyerang struktur jaringan di sekitarnya. Dengan demikian bisa menimbulkan kanker payudara lobular atau duktual. Sebab faktanya, penderita LCIS memiliki risiko untuk terkena kanker payudara 8-10 lipat lebih tinggi.
Advertisement
Tingkat androgen darah yang tinggi
Seperti testosteron, androgen diproduksi baik oleh pria atau wanita untuk menjaga kesehatan reproduksi. Dan meskipun wanita memproduksi androgen dalam jumlah sedikit, penelitian yang berkaitan dengan menopause mengamati bahwa wanita yang memiliki androgen dalam jumlah besar di tubuhnya memiliki risiko yang lebih tinggi untuk kena kanker payudara.
Advertisement
Obesitas
Obesitas yang terjadi terutama setelah menopause menempatkan wanita untuk berisiko tinggi kena kanker payudara. Sebab lemak di tubuh memiliki kemampuan untuk menghasilkan enzim yang disebut dengan aromatase. Enzim ini bisa mengonversi androgen menjadi estrogen. Hal inilah yang membuat risiko kena kanker payudara jadi tinggi.Maka, itulah beberapa kondisi yang bisa menempatkan wanita untuk berisiko tinggi kena kanker payudara. Jika kamu merasa bahwa kamu adalah salah satu di antaranya lakukan 3 langkah pencegahan ini:
- Periksa kesehatan payudara secara klinis setiap 6-12 bulan sekali.
- Lakukan mammogram setiap tahun setelah kamu berusia 30 tahun.
- Lakukan pemeriksaan jika kamu memiliki riwayat keluarga yang terkena kanker payudara.