Permintaan Prabowo Soal LRT ke JIS Dikaji Danantara, Integrasi Moda Disiapkan

Danantara kaji permintaan Prabowo soal perpanjangan LRT ke JIS. Koordinasi dengan Pemprov DKI disiapkan untuk integrasi moda. Penjelasan Dony Oskaria.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Permintaan Prabowo Soal LRT ke JIS Dikaji Danantara, Integrasi Moda Disiapkan
LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Mulai Uji Coba Bertahap, Waktu Tempuh 28 Menit

BPI Danantara tengah menelaah permintaan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang lintasan LRT hingga Jakarta International Stadium (JIS). Kajian ini berjalan seiring fokus Danantara pada integrasi transportasi massal, dengan LRT sebagai salah satu moda yang dibutuhkan masyarakat.

COO BPI Danantara Dony Oskaria menyebut pengembangan LRT masuk dalam rencana integrasi moda yang sedang disusun.

“Yang LRT tentu sedang kita kaji karena ini bagian daripada integrasi moda mass transportation yang sedang kita siapkan,” kata Dony kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Dony menambahkan, Danantara akan berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar seluruh pemangku kepentingan proyek berada dalam satu kerangka kerja yang terintegrasi.

“Jadi ini akan menjadi satu kesatuan, ini yang sedang kita bicarakan nanti dengan Pak Gubernur. Jadi sehingga tidak terpisah-pisah mana yang menjadi porsi KAI, mana yang porsi daripada Jakpro dan lain sebagainya. Ini akan menjadi satu kesatuan,” jelas Dony.

Selain LRT, Danantara menyampaikan proses elektrifikasi kereta api tengah berlangsung di sejumlah rute, yakni Jakarta–Cikampek, Jakarta–Sukabumi, dan Jakarta–Merak. Seluruh moda akan diintegrasikan, termasuk konektivitas LRT dengan MRT dan TransJakarta.

Permintaan Prabowo: LRT ke JIS dan Konektivitas Whoosh

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta Danantara membantu Pemprov DKI memperpanjang rute LRT hingga JIS sekaligus mengembangkan konektivitas dengan kereta cepat Whoosh. Permintaan itu disampaikan saat peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai, Rabu (16/9/2026). Pada kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga mengemukakan rencana melanjutkan LRT dari Kelapa Gading ke JIS serta dari Velodrome ke Halim agar terhubung dengan Whoosh.

“Dan tadi ada sedikit harapan ya dari Gubernur (DKI), Danantara untuk ikut dibantu, saya kira wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa,” kata Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/9/2026).

Prabowo menyinggung skala kawasan Jabodetabek yang ia sebut sebagai salah satu metropolitan terbesar di dunia dan mengapresiasi kerja pemerintah pusat–daerah dalam pengelolaannya.

“Bahwa kita bisa mengelola suatu aglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini, 42 juta, mungkin lebih besar dari banyak negara di dunia, kita bisa mengelola dengan aman, dalam suasana demokratis, tapi tertib. Contoh yang paling baik daripada bernegara secara Indonesia,” tuturnya.
Rekomendasi