Ingin membuat tato? Bersiaplah dengan 4 gangguan kesehatan ini

Inilah risiko kesehatan yang bisa dapatkan dari membuat tato

Febrianti
Oleh Febrianti - Reporter
Ingin membuat tato? Bersiaplah dengan 4 gangguan kesehatan ini
Ilustrasi membuat tato. Shutterstock/Todor Rusinov

Membuat tato saat ini sudah menjadi hal yang umum dan jamak untuk ditemui. Terlepas dari isu agama, kehidupan sosial, hingga soal seni, setiap orang memiliki hak untuk membuat tato di tubuhnya atau tidak. Namun karena tato adalah proses memasukkan benda asing ke dalam tubuh, maka Anda pun harus siap dengan risiko kesehatan yang bisa disebabkan karena pembuatan tato.Berikut adalah gangguan kesehatan yang paling umum yang terjadi saat Anda membuat tato seperti dilansir dari healthmeup.com.Alergi

Bahan pewarna yang dimasukkan ke dalam kulit sebagian besar terbuat dari bahan kimia. Bagi Anda yang memiliki bakat alergi, maka alergi yang ditimbulkan akan semakin parah hingga menyebabkan ruam atau gatal di sekitar tato.Infeksi kulit

Infeksi kulit adalah salah satu jenis infeksi yang paling umum setelah Anda membuat tato. Beberapa jenis infeksi kulit yang umum adalah selulitis, herpes simpleks, kutil, dan infeksi Mycobacterium Atypical.Infeksi bakteri

Tato akan membuat pori-pori kulit Anda terbuka dan membuat luka yang menganga. Sehingga infeksi bakteri sangatlah mungkin terjadi. Hingga pada akhirnya membuat kulit Anda memerah, meradang, melepuh, bahkan mengeluarkan nanah.Penularan penyakit melalui darah

Peralatan yang digunakan untuk membuat tato mampu menimbulkan infeksi penyakit melalui darah. Penularan ini akan menimbulkan penyakit yang kronis seperti sifilis, kusta, hepatitis, hingga HIV.Infeksi penyakit ini memang bisa dicegah dengan menggunakan peralatan yang benar-benar steril. Namun risiko penyakit bisa saja terjadi kapan saja meskipun Anda sudah berupaya untuk menjaganya. Oleh karena itu pertimbangkan dengan baik jika Anda ingin membuat tato terutama jika Anda mempunyai alergi.

Rekomendasi