Investasi Rp11 Triliun Nyangkut di Indonesia, PM Malaysia Minta Bantuan Prabowo

PM Malaysia Anwar Ibrahim surati Presiden Prabowo terkait sengketa investasi Felda di Eagle High.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Investasi Rp11 Triliun Nyangkut di Indonesia, PM Malaysia Minta Bantuan Prabowo
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berbicara dalam sidang pleno KTT ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, Malaysia, 26 Mei 2025. (Dok. AFP)

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, resmi mengirimkan surat kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Surat tersebut dilayangkan guna meminta bantuan penanganan sengketa investasi yang melibatkan lembaga pemerintah Malaysia, Federal Land Development Authority (Felda), pada perusahaan kelapa sawit (CPO) asal Indonesia, PT Eagle High Plantations Tbk.

Investasi pada perusahaan berinisial EHP tersebut merupakan peninggalan kebijakan manajemen Felda di era kepemimpinan Perdana Menteri Najib Razak.

"Saya telah menulis surat kepada Presiden Prabowo Subianto, meminta beliau untuk juga melihat juga masalah ini," kata Anwar dalam pernyataan yang dikutip di Kuala Lumpur, seperti ditulis Antara, Minggu (23/8).

Bayang-Bayang Kerugian Triliunan Rupiah

Anwar mengungkapkan bahwa pembiaran terhadap masalah ini berisiko menimbulkan dampak finansial yang sangat besar bagi Malaysia. Akibat keputusan manajemen periode sebelumnya, Felda terancam menanggung kerugian hingga 2,5 miliar ringgit atau setara Rp11 triliun.

Padahal, Felda merupakan badan pemerintah yang memegang misi sosial untuk pemukiman warga miskin. Hingga saat ini, lembaga tersebut belum dapat menarik kembali dana investasinya akibat adanya hambatan hukum dari pihak EHP di pengadilan Indonesia.

Berdasarkan laporan yang ada, dari total dana yang dialokasikan, Felda diperkirakan hanya mampu memulihkan pengembalian dana sebesar 200 juta ringgit atau sekitar Rp876 miliar.

Rekomendasi