Nonton Film Horor Tenyata Picu Reaksi Nyata pada Tubuh, Detak Jantung Lebih Cepat hingga Bikin Stres

Film horor dapat memicu reaksi fisik dan mental yang nyata, seperti meningkatnya adrenalin, rasa cemas, atau bahkan mual pada beberapa penonton.

Titin Sahra Melani
Oleh Titin Sahra Melani - Reporter
Nonton Film Horor Tenyata Picu Reaksi Nyata pada Tubuh, Detak Jantung Lebih Cepat hingga Bikin Stres
Nonton Film Horor Tenyata Picu Reaksi Nyata pada Tubuh, Detak Jantung Lebih Cepat hingga Bikin Stres (© 2025 Liputan6.com)

Menonton film horor sering kali dianggap sebagai bentuk hiburan yang memberikan ketegangan. Namun, di balik momen-momen menakutkan tersebut, genre ini dapat memicu reaksi yang cukup nyata pada tubuh dan kesehatan mental penontonnya.

Beberapa dampaknya dapat bersifat menstimulasi, sedangkan yang lainnya mungkin mengganggu, tergantung pada kondisi individu masing-masing penonton.

Efek Fisiologis Saat Menonton Horor

Film horor memanfaatkan berbagai trik visual, audio, dan alur cerita untuk menciptakan sensasi bahaya. Meskipun otak menyadari bahwa ancaman tersebut tidak nyata, tubuh tetap bereaksi seolah-olah berada dalam situasi yang berbahaya, seperti yang dikutip dari laman Vinmec.

Menurut penjelasan psikolog, saat menonton film horor, detak jantung akan meningkat, aliran adrenalin akan naik, dan fokus penonton menjadi lebih sempit, mirip dengan pengalaman yang dirasakan ketika berada di wahana taman bermain. Genre film ini memang dirancang untuk membangkitkan emosi seperti ketegangan, rasa takut, atau kejutan.

Reaksi-reaksi ini akan memicu pelepasan hormon seperti norepinefrin, kortisol, dan adrenalin dari sistem saraf otonom. Tanda-tanda fisik yang muncul dapat terlihat dari pupil yang melebar, detak jantung yang cepat, hingga otot yang menegang.

Dampak Film Horor Terhadap Kualitas Tidur

Pengalaman menonton film horor dapat memberikan dorongan adrenalin yang membuatnya terasa lebih mendebarkan. Namun, peningkatan stres yang dialami dapat mengganggu kualitas tidur.

Rasa "high" yang muncul setelah menonton film horor bukanlah sesuatu yang menenangkan, sehingga bagi banyak orang, film dengan ketegangan tinggi dapat menyulitkan mereka untuk tidur. Tidur yang buruk memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental.

Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memperkuat cara otak memproses emosi negatif. Diperkirakan, sekitar 90% orang yang mengalami depresi juga mengalami masalah tidur, dan pada orang lanjut usia, kualitas tidur yang buruk bahkan dihubungkan dengan peningkatan risiko bunuh diri.

Pada beberapa individu, dampak ini bisa lebih kuat. Para peneliti menemukan bahwa kekurangan tidur selama beberapa hari dapat menyebabkan distorsi persepsi, delusi, hingga halusinasi.

Selain itu, adegan-adegan menyeramkan dari film horor dapat terbawa ke dalam mimpi, memicu mimpi buruk, mengganggu fase tidur rapid eye movement (REM), serta membuat tidur terasa tidak berkualitas.

Pengaruh Film Horor Terhadap Kecemasan

Individu yang memiliki kecemasan cenderung lebih rentan terhadap dampak negatif dari film horor. Para peneliti mengungkapkan bahwa kecemasan yang berkepanjangan membuat seseorang menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan yang mengejutkan.

Gambar atau adegan yang menakutkan dapat memicu pikiran yang mengganggu, meningkatkan rasa panik, atau memunculkan reaksi emosional yang tidak diinginkan. Bagi mereka yang peka terhadap kecemasan, menonton film horor justru dapat memperburuk kondisi mental mereka, sehingga menghindari tontonan seperti ini sering kali menjadi pilihan yang lebih bijaksana.

Aspek Positif dari Film Horor

Meskipun dipenuhi dengan adegan gore dan ketegangan, film horor tetap memiliki aspek positif. Banyak penonton yang menikmati genre ini karena memberikan sensasi yang berbeda.

Beberapa orang bahkan melihat film horor sebagai cara untuk menghadapi ketakutan mereka dari jarak yang aman. Bagi individu yang sedang menjalani terapi untuk gangguan kecemasan atau OCD, film horor kadang-kadang digunakan sebagai metode untuk melatih toleransi terhadap rasa takut. Namun, penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau psikolog guna memastikan bahwa pendekatan ini aman.

Cara Menonton Film Horor dengan Lebih Sehat

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat meningkatkan keamanan saat menonton film horor. Pertama, pilih jenis horor yang sesuai, seperti menghindari film dengan banyak elemen gore jika Anda mudah terbawa suasana.

Selanjutnya, pasang batasan kenyamanan, terutama jika Anda merasa lebih cemas dari biasanya. Jika mulai merasa tidak nyaman, istirahat sejenak untuk mengembalikan ketenangan.

Anda juga bisa menyalakan lampu atau menonton di siang hari jika takut dengan kegelapan. Terakhir, tonton bersama teman, karena keberadaan orang lain dapat meningkatkan rasa aman.

Rekomendasi