Awal Mula Peringatan Hari Dokter Nasional 24 Oktober, Mengenang Jasa Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat
Hari Dokter Nasional diperingati setiap 24 Oktober untuk menghormati jasa dokter di Indonesia.
Sumber: Freepik
(@ 2023 merdeka.com)Hari Dokter Nasional diperingati setiap tanggal 24 Oktober di Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk menghormati jasa para dokter yang telah mengabdikan diri dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Peringatan ini dicetuskan bertepatan dengan berdirinya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada tanggal 24 Oktober 1950. IDI resmi berdiri dengan dasar hukum yang sah pada tanggal tersebut, menandai langkah penting dalam organisasi profesi kedokteran di Indonesia.
"Hari Dokter Nasional menjadi bukti bahwa profesi dokter merupakan profesi mulia dan sekaligus menjadi sarana bagi kelompok profesi ini untuk menjaga tradisi kemuliaan," ujar Dr. Adib Khumaidi, Ketua Umum IDI.
Kaitan dengan Berdirinya Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Hari Dokter Nasional dicetuskan bertepatan dengan berdirinya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada tanggal 24 Oktober 1950. Pendirian IDI ini dilatarbelakangi oleh keinginan para dokter di Indonesia untuk memiliki organisasi yang menaungi profesi kedokteran dan memperjuangkan kesejahteraan mereka.
"Dicetuskannya Hari Dokter Nasional ini juga bertepatan dengan berdirinya IDI yang dinilai sebagai organisasi profesi kedokteran di mana para pemimpin dan anggotanya hanya dokter Indonesia dan tidak ada lagi dokter asing," tambah Dr. Khumaidi.
Penetapan Resmi Hari Dokter Nasional
Meskipun tanggal 24 Oktober 1950 adalah hari berdirinya IDI, Hari Dokter Nasional pertama kali ditetapkan secara resmi pada 24 Oktober 1994. Penetapan ini terjadi dalam acara Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang diselenggarakan di Ujungpandang pada tanggal 22-27 Oktober 1994.
Latar Belakang Sejarah Organisasi Dokter di Indonesia
Sebelum IDI terbentuk, para dokter di Indonesia telah berorganisasi melalui beberapa wadah:
- Vereeniging van Indische Artsen (VIA): Didirikan pada zaman kolonial Belanda pada tahun 1911.
- Vereeniging van Indonesische Geneeskundige (VIG): Berganti nama dari VIA sekitar lima belas tahun setelahnya.
- Persatuan Dokter Indonesia (PDI): VIA kemudian berubah menjadi PDI pada tahun 1940.
- Muktamar I Ikatan Dokter Indonesia (MIDI): Digelar pada tanggal 22-25 September 1950.
Tujuan Pembentukan IDI
Tujuan utama pembentukan IDI adalah:
- Memadukan segenap potensi dokter seluruh Indonesia.
- Menjaga dan meningkatkan harkat dan martabat serta kehormatan profesi kedokteran.
- Meningkatkan kesehatan rakyat Indonesia untuk menuju masyarakat sehat serta sejahtera.
Makna Peringatan Hari Dokter Nasional
Hari Dokter Nasional menjadi perayaan penting tidak hanya bagi tenaga medis, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia. Peringatan ini juga menjadi sarana untuk mengingat bahwa profesi dokter adalah profesi mulia dan perlu tetap menjaga tradisi kemuliaan.
"Hari Dokter Nasional adalah momen refleksi bagi kami untuk terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Dr. Khumaidi.
Pada tingkat internasional, 24 Oktober juga diperingati sebagai Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Hari Polio Sedunia. Peringatan ini penting untuk memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para dokter di Tanah Air.