7 Tips Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Olahraga Lari

Rabu, 13 November 2019 13:39 Reporter : Addina Zulfa Fa'izah
7 Tips Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Olahraga Lari perempuan olahraga lari. shutterstock

Merdeka.com - Tips penting sebelum berolahraga lari banyak macamnya. Olahraga lari merupakan salah satu olahraga yang digemari banyak orang, karena selain dapat dilakukan di mana saja juga tidak memerlukan banyak biaya.

Olahraga lari memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan kesehatan, memperlancar aliran darah serta meningkatkan kebugaran tubuh. Lari juga dapat memicu tubuh untuk mengeluarkan hormone dan enzim yang merangsang jantung dan otot bekerja lebih baik.

Dilansir dari Alodokter, olahraga lari pagi sangat baik untuk membakar kalori. Berlari dengan kecepatan 8 km/jam akan membakar sekitar 295 kalori. Sementara berjalan dengan kecepatan sekitar 5,5 km/jam mampu membakar 140 kalori.

Berolahraga dapat membantu upaya penurunan berat badan dengan setidaknya berolahraga 3 kali seminggu dengan total waktu sekitar 60-90 menit. Bagi pemula, olahraga lari dapat mulai dilakukan dengan durasi sekitar 10 menit per hari. Kemudian di tingkatkan secara bertahap.

Dirangkum dari beberapa sumber, sebelum memulai berolahraga lari alangkah lebih baik untuk memperhatikan tips penting sebelum berolahraga berikut :

1 dari 6 halaman

Hindari Makan Terlalu Banyak Sebelum Berlari

Seseorang pasti membutuhkan energi untuk berolahraga. Salah satu cara untuk mendapatkan energi adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Tetapi mengonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak tentu bukan tindakan yang tepat.

Saat berlari, proses pencernaan akan berjalan lamban dan aliran darah ke dalam sistem gastro-intestinal (GI) dialihkan ke otot untuk berolahraga. Sehingga makanan tidak dapat dicerna dengan normal dan dapat menimbulkan kram.

Melakukan Pemanasan dan Pendinginan

Sebelum melakukan olahraga, sebaiknya lakukanlah pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan berguna untuk membawa detak jantung dari kecepatan pelan ke detak jantung latihan.

Pemanasan lebih difokuskan pada otot-otot tubuh bagian bawah (tungkai) yang digunakan untuk berlari. Setelah melakukan olahraga, sebaiknya segera lakukan pendinginan dan peregangan kembali untuk mengurangi rasa pegal, mengurangi risiko cedera, serta meningkatkan kelenturan.

2 dari 6 halaman

Mengenali Perlintasan Sebelum Berlari

Sebelum berlari, mengenali lintasan menjadi hal yang harus dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi segala sesuatu. Seperti mencari tau medan lintasan yang akan dilalui, apakah menanjak, menurun, berliku atau licin.


Jangan Sampai Kurang atau Berlebihan Minum


Pastikan tubuh sudah terhidrasi dengan baik sebelum berlari. Apabila akan melakukan olahraga lari lebih dari 45 menit, sebaiknya persiapkan botol minuman agar tubuh tetap terhidrasi selama berlari.

Berlebihan minum saat akan olahraga lari juga tidak dianjurkan. Ketika terlalu banyak minum sebelum berlari, gerakan akan melambat. Lari juga akan terasa tidak nyaman karena rasa kembung pada perut.

3 dari 6 halaman

Perhatikan Pakaian yang Digunakan

Perhatikanlah pakaian yang akan digunakan sebelum berlari. Sebaiknya gunakanlah pakaian yang menyerap dan tidak terlalu ketat dan berpori, seperti bahan polypropylene atau coolmax dan supplex.

Sebisa mungkin hindari penggunaan bahan katun, karena cenderung menjadi basah ketika terkena keringat dan memberikan rasa yang tidak nyaman.

Jangan Berlari dalam Kondisi Tubuh Lelah

Ketika akan berolahraga lari, pastikan tubuh dalam kondisi yang prima. Jangan memaksakan diri jika tubuh dalam kondisi yang sedang lelah. Jika dipaksakan berlari, bukan mendapat kebugaran, justru tubuh menjadi drop. Bahkan dapat menjadikan tubuh kelelahan dan pingsan. Oleh karena itu, pastikan tubuh dalam kondisi yang prima sebelum melakukan olahraga lari.

4 dari 6 halaman

Menentukan Tujuan Lari

Menentukan tujuan berolahraga lari merupakan hal yang tepat agar selalu termotivasi dalam berlatih. Misal ingin menurunkan berat badan, ingin hidup sehat atau mungkin ingin mengikuti perlombaan lari. Apabila semangat olahraga lari menurun, ingat kembali tujuan berolahraga lari dan target yang diharapkan sehingga semangat dapat kembali muncul untuk terus berlatih.

Dirangkum dari Alodokter dan beberapa sumber, berolahraga lari juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya :

5 dari 6 halaman

Meningkatkan Kesehatan Jantung

Olahraga lari tentu akan membuat jantungmu berdetak dengan kencang dari biasanya. Selain itu olahraga lari bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah, kadar glukosa darah serta kolesterol. Olahraga lari membantu memompa darah menjadi lebih cepat.

Meningkatkan Kesehatan Paru-paru

Saat berolahraga di pagi hari, udara bersih tentu akan di hirup, terlebih saat berlari tubuh akan membutuhkan lebih banyak oksigen dengan cara meningkatkan frekuensi napas dan terhirup lah udara kaya akan oksigen ke dalam paru-paru.

6 dari 6 halaman

Meningkatkan Kekuatan Otot

Otot merupakan bagian tubuh yang apabila semakin dipacu dengan taraf tertentu maka kemampuannya akan meningkat. Ketika berlari, otot-otot kaki digunakan untuk berlari, dan akan mulai beradaptasi. Tentu otot kaki akan lebih kuat dari sebelumnya.

Meningkatkan Kekuatan Tulang

Berolahraga lari sangat baik untuk menunjang kesehatan tulang, karena tidak hanya gerakan merangsang tetapi sinar matahari pagi yang merupakan sumber vitamin D juga sangat baik untuk kesehatan tulang.

Dilansir dari Honestdocs, Universitas Missouri melakukan penelitian dan membandingkan kepadatan tulang pelari dan pesepeda. Hasilnya bahwa 63 persen pesepeda memiliki kepadatan tulang yang kurang baik dibanding para pelari yang hanya 19 persen.

[add]
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini