PSI Ungkap Sikap Jokowi Soal Ucapan Budi Arie Percepatan Pemilu

Jokowi berharap ke depan isu tersebut tidak menjadi bahan gorengan atau sesuatu tidak bermanfaat bagi masyarakat.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
PSI Ungkap Sikap Jokowi Soal Ucapan Budi Arie Percepatan Pemilu
Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus usai menemui Jokowi di kediaman pribadi Presiden ke-7 RI tersebut di Jalan Sumber, Solo, Senin (31/8). (merdeka.com/Arie Sunaryo).

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus menemui Joko Widodo (Jokowi) di kediaman pribadi Presiden ke-7 RI tersebut di Jalan Sumber, Solo, Senin (31/8). Sejumlah permasalahan dibicarakan dalam pertemuan sekitar 1,5 jam itu.

Mantan politikus Partai NasDem itu mengaku sempat membicarakan terkait pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi mengenai percepatan Pemilu 2029 hingga viral di media sosial. Dia menanyakan sikap apa harus dilakukan menghadapi gonjang ganjing ditimbulkan mantan Menteri Koperasi tersebut.

"Tipis-tipis ya, mengenai pertama tentang, ah yang saya tanyakan, sikap kita menghadapi gonjang-ganjing yang sedang tren saat ini. Ah, katakanlah bahwa dalam satu pertemuan ada kata-kata yang tersampaikan secara tidak tepat, ya. Kemudian disikapi. Saya tanya, apa, sikap kita menghadapi itu ? Ya, perlu diketahui oleh masyarakat umum bahwa yang disampaikan oleh salah satunya Budi Arie itu sama sekali tidak ada representatif dari Pak Jokowi," ujar Bestari seusai bertemu Jokowi.

Menurut Bestari, ke depan Jokowi juga berharap isu tersebut tidak menjadi bahan gorengan atau sesuatu tidak bermanfaat bagi masyarakat.

"Dan kita berharap ke depan masyarakat tidak perlu lagi menggoreng-goreng itu. Dan para pihak lebih bisa menahan diri agar ini tidak bergulir menjadi sesuatu yang tidak bermanfaat bagi masyarakat," Bestari.

 

Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus usai menemui Jokowi di kediaman pribadi Presiden ke-7 RI tersebut di Jalan Sumber, Solo, Senin (31/8). (merdeka.com/Arie Sunaryo).
Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus usai menemui Jokowi di kediaman pribadi Presiden ke-7 RI tersebut di Jalan Sumber, Solo, Senin (31/8). (merdeka.com/Arie Sunaryo).

Viral Ucapan Budi Arie

Sebelumnya, dalam video beredar di media sosial, Budi Arie menyampaikan kekhawatirannya mengenai kemungkinan dinamika politik berkembang lebih cepat daripada jadwal Pemilu 2029. Dia bahkan mengaku sempat menyampaikan pandangan tersebut kepada Jokowi.

"Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'" kata Budi Arie dalam video tersebut.

Dia kemudian mempertanyakan kesiapan jika Pemilu benar-benar berlangsung lebih cepat.

"Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita mesti ngomong pemilu 2029, 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap enggak?" ujar dia.

Budi Arie mengatakan pandangan tersebut muncul setelah mencermati dinamika masyarakat yang menurutnya tidak seperti biasanya. Dia menyinggung aksi demonstrasi dan keresahan masyarakat terkait kondisi ekonomi.

"Saya pengalaman dengan gerak sejarah, ini ada yang abnormal di masyarakat saat ini," katanya. Dia menyebut kondisi tersebut sebagai "patahan sejarah" dan membandingkannya dengan perubahan jadwal Pemilu setelah Reformasi 1998.

"Bagaimana tahun '97 tiba-tiba pemilu berikutnya '99?" ujar Budi Arie. Menurut Budi Arie, analisis tersebut disampaikan untuk membuka kemungkinan terhadap berbagai skenario politik, bukan untuk memastikan Pemilu akan berlangsung lebih cepat dari 2029.

"Saya, insting intuitif saya mengatakan ini ada sesuatu yang lebih cepat dari yang kita bayangkan. Karena itu saya coba mau membuka wacana aja ke teman-teman, supaya berpikir jangan hanya sekadar berpikir 2029," kata Budi Arie.

Rekomendasi