Survei Poltracking, Kepuasan Publik pada Pemerintah Turun jadi 55,1 Persen

Tingkat ketidakpuasan publik justru meningkat.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Survei Poltracking, Kepuasan Publik pada Pemerintah Turun jadi 55,1 Persen
Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna keduanya pada sore hari ini, Rabu (6/11/2024). (Dok. Istimewa)

Lembaga survei Poltracking Indonesia mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan tercatat turun menjadi 55,1 persen pada Agustus 2026.

Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda AR mengingatkan, capaian tingkat kepuasan ini perlu dicermati oleh pemerintah.

Survei nasional tersebut dilaksanakan pada 14–20 Agustus 2026 melibatkan 1.220 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel tersebar proporsional di 38 provinsi merujuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024 dan mempertimbangkan stratifikasi berdasarkan jenis kelamin pemilih.

Poltracking juga memotret dinamika tren kepuasan dari beberapa periode sebelumnya. Pada Oktober 2025 sebesar 78 persen, Maret 2026 turun menjadi 74 persen.

Pada Mei 2026 berada di angka 72 persen, dan Juli 2026 kembali turun menjadi 58 persen.

“Artinya, ada penurunan dalam dua bulan terakhir terhadap tingkat kepuasan,” ujar Hanta dalam pemaparan hasil survei Poltracking Indonesia secara daring, Senin (31/8/2026).

Hanta mengingatkan perlunya perhatian serius dari pemerintah.

“Angka ini kalau dibaca memang masih mayoritas karena di atas 50 persen. Angka yang penting untuk diperhatikan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, kepada seluruh anggota kabinet dan lembaga negara,” kata Hanta.

Sebaliknya, tingkat ketidakpuasan publik justru meningkat. Semula 19 persen, kemudian naik menjadi 24 persen dan 25 persen pada periode survei berikutnya.

Hingga mencapai 40 persen pada Agustus 2026.

"Karena trennya sedang turun, supaya membuat tren ini seperti kurva terbalik, artinya harus kembali naik. Nah, upaya ini nanti kami Poltracking Indonesia akan memotret sektor mana yang menjadi pemicu penurunan ini dan seterusnya,” kata dia.

Istana: Kita Bekerja Bukan Mengejar Survei Kepuasan Pemerintah

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menanggapi hasil survei yang memotret tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Ia meyakini masyarakat dapat menilai berbagai program yang dijalankan sebagai bagian dari pemenuhan janji kampanye Presiden Prabowo.

“Kami tidak pernah melihat atau bekerja untuk mengejar sebuah survei. Tapi dari yang kita kerjakan, kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye, sebagai cita-cita kita bersama sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, yang sejahtera, mandiri dalam berbagai bidang, di antaranya pangan, kemudian energi, industrialisasi kita kejar, hilirisasi kita kejar,” tutur Prasetyo beberapa waktu lalu.

Rekomendasi