Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyatakan kesiapan penuh untuk merealisasikan tujuh program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Program-program ini dirancang khusus untuk membangun daerah dengan menyentuh langsung kepentingan dan kebutuhan dasar masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Viman dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Tasikmalaya yang jatuh pada Jumat, 17 Oktober. Perayaan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas hidup warganya.
Pembangunan yang diusung berfokus pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan sumber daya manusia, serta perbaikan infrastruktur kota. Viman menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan menciptakan Kota Tasikmalaya yang lebih maju, sejahtera, dan nyaman bagi seluruh penduduknya.
Advertisement
Advertisement
Mengenal Tujuh Program Prioritas Wali Kota Viman
Tujuh program prioritas yang dicanangkan Wali Kota Viman meliputi berbagai sektor krusial. Pertama adalah Tasik Pintar, sebuah inisiatif yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan. Program ini mencakup perbaikan fasilitas sekolah, pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta bantuan bagi siswa miskin agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Selanjutnya, ada Tasik Religius yang bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter warga yang berlandaskan moral dan etika. Kemudian, Tasik Pertumbuhan, Ekonomi Lokal dan Kewilayahan (Pelak) dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi di berbagai wilayah.
Program Pelak secara spesifik mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mengembangkan sektor pariwisata, serta memajukan ekonomi kreatif. Dengan demikian, diharapkan tercipta lebih banyak lapangan kerja dan mampu menarik investasi ke Kota Tasikmalaya.
Advertisement
Advertisement
Fokus pada Pelayanan dan Kualitas Hidup Warga
Program prioritas lainnya adalah Tasik Melayani, yang berupaya meningkatkan efisiensi dan kecepatan pelayanan publik melalui digitalisasi. Inisiatif ini memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan yang lebih mudah dan cepat, mengurangi birokrasi yang berbelit.
Kemudian, Tasik Nyaman berfokus pada pembenahan infrastruktur dasar kota. Program ini akan menangani perbaikan jalan-jalan rusak, memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh warga, serta memperbaiki sistem saluran air limbah. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan kota yang lebih layak huni dan sehat.
Ada pula Tasik Resik yang menitikberatkan pada penataan kota, pengelolaan sampah yang lebih baik, dan penambahan ruang terbuka hijau. Upaya ini bertujuan menjadikan Kota Tasikmalaya lebih asri, bersih, dan nyaman untuk ditinggali. Terakhir, Tasik Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat) merupakan program untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat secara menyeluruh.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Kunci Wujudkan Tasikmalaya Santun
Wali Kota Viman menegaskan bahwa ketujuh program prioritas Tasikmalaya ini merupakan jawaban konkret atas kebutuhan warga yang terus berkembang. "Pembangunan itu harus menyentuh kebutuhan dasar, memberdayakan ekonomi masyarakat, mendorong masyarakat yang unggul, yang kuat dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta nilai spiritual dan peningkatan infrastruktur kota yang mampu mempercantik wajah Kota Tasik," kata Viman.
Ia juga menekankan pentingnya gotong royong dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan agenda pembangunan. "Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa dan perdagangan yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan dapat terwujud, kami tak mungkin bisa sendiri tanpa dukungan warga karena semua ini hanya akan menjadi rencana di atas kertas," tambahnya.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya, Asep Maman Permana, menambahkan bahwa kepemimpinan Wali Kota Viman dan Dicky Chandra senantiasa mencermati dengan hati dan bekerja dengan rasa. Hal ini membuka ruang kolaborasi secara harmonis menuju kota yang maju dan sejahtera. Tema Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24, "Selalu Ada, Nyaman, Tulus dan Unggul (Santun)", menjadi penanda penting sejak pemisahan dari Kabupaten Tasikmalaya pada 17 Oktober 2001.
Advertisement
Sumber: AntaraNews