Politikus PDIP Balas Kritik AHY: Wong Cilik Mana yang Komplain Pemerintahan Jokowi

Politikus Senior PDIP, Junimart Girsang mengaku jika di daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Utara banyak wong cilik yang senang dengan pemerintahan Jokowi. Bahkan, berharap Jokowi bisa menjadi presiden di periode selanjutnya.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Politikus PDIP Balas Kritik AHY:  Wong Cilik Mana yang Komplain Pemerintahan Jokowi
Anggota Komisi II DPR RI Junimart Girsang. ©2020 Merdeka.com

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyindir pemerintahan Presiden Joko Widodo yang tidak mengelola keuangan negara dengan baik. Sebabnya program pemerintah yang akhirnya tidak berdampak kepada rakyat kecil atau wong cilik.

Menanggapi hal itu, Politikus Senior PDIP, Junimart Girsang meminta agar AHY membuktikan program pemerintahan mana yang tidak berdampak pada wong cilik.

"Pertama kalau ada statement yang mengatakan bahwa Pak Jokowi itu tidak pro wong cilik silakan dibuktikan. Wong cilik mana yang komplain terhadap pemerintahan Pak Jokowi," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/3).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu mengaku jika di daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Utara banyak wong cilik yang senang dengan pemerintahan Jokowi. Bahkan, berharap Jokowi bisa menjadi presiden di periode selanjutnya.

"Saya misalnya Dapil Sumatera Utara hampir 99 persen wong cilik sangat senang dengan Pak Jokowi bahkan lebih radikal lagi mereka mengatakan sebaiknya Pak Jokowi tetap presiden lagi aja pak, itu di bawah loh grassroot walaupun mereka tidak paham tentang UUD 1945 hanya dua periode," ungkapnya.

"Itu lah bagaimana rakyat itu wong cilik sangat sayang dengan Pak Jokowi," imbuh Junimart.

Soal program food estate Jokowi tak berjalan dengan baik, dia meminta agar AHY menunjukan bukti. Agar AHY berbicara sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

"Food estate yang mana yang tidak berhasil tunjukan dong, pernah ada food estate di Humbang, di Tapanuli ada tuh hidup. Terus yang mana food estatenya? Jadi bukan hanya by data tapi de facto kita bicara enggak usah fitnah-fitnah lah," ungkapnya.

Junimart berharap agar seluruh pihak untuk mendukung program pemerintahan Jokowi. Tanpa perlu membahas masa lalu dan membuka persoalan di masa lampau.

"Kita mustinya mendukung pemerintahan. harus move lah, kita minta move on aja lah kita ini. Enggak perlu pembusukan. kalau pun pembusukan enggak bau juga, makin harum. kalau busuk kan bau, tapi ini makin harum," ucapnya.

Dia menilai menjalankan sebuah program dan pemerintahan tak semudah membalikan telapak tangan. Sehingga membutuhkan dukungan dari seluruh pihak.

Namun, Junimart menegaskan, keberhasilan pemerintahan Jokowi sudah terbukti. Salah satunya dengan adanya pembangunan di Papua yang berjalan dengan baik. Sehingga, masyarakat papua sangat menyayangi Jokowi.

"Pemerintahan itu tidak seperti membalik tangan. Orang papua coba liat pasti semua sayang pak Jokowi," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai program pemerintahan Jokowi tidak berdampak kepada rakyat kecil atau wong cilik. Sebab pengelolaan keuangan yang tidak baik.

"Persoalan ekonomi kita semakin rumit, karena keuangan negara tidak dikelola dengan baik. Anggaran terlalu banyak digunakan untuk membiayai proyek-proyek mercusuar, yang tidak banyak berdampak pada kehidupan wong cilik; yaitu saudara-saudara kita terkategori miskin dan kurang mampu," katanya ketika menyampaikan pidato politik di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (14/3).

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

Rekomendasi