PT TASPEN (Persero) memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus mendorong pemanfaatan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kepada peserta. Langkah tersebut dijalankan melalui forum kepemimpinan tahunan Leaders Enhancement Acceleration Program (LEAP) 2026 yang digelar di Hotel Marqen, Jakarta, Senin (5/10).
Mengusung tema “Achieve Beyond Limits: Leading Customer Centricity Through Digital Innovation”, LEAP 2026 diikuti jajaran Dewan Komisaris dan Direksi TASPEN, pimpinan anak Perusahaan TASPEN Group, Kepala Unit Kerja Kantor Pusat, hingga jajaran Branch Manager Kantor Cabang TASPEN dari seluruh Indonesia.
Melalui forum tersebut, TASPEN mendorong penguatan kapasitas kepemimpinan eksekutif yang diharapkan dapat mendukung kualitas pelayanan purna tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) agar semakin andal, humanis, dan tepercaya di seluruh Indonesia.
Inovasi Digital Diarahkan Permudah Layanan Peserta
Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Franscis, menyampaikan bahwa inovasi digital yang dibahas dalam LEAP berfokus pada kemudahan dan kecepatan pelayanan bagi seluruh peserta.
"Bagi peserta, kehadiran negara terasa ketika haknya diterima dengan pasti, dan masa tuanya dijalani dengan tenang. inilah amanah yang harus kita wujudkan dalam setiap keputusan dan setiap pelayanan," ujarnya.
Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk memperluas perspektif para pemimpin TASPEN mengenai pengembangan sumber daya manusia, transformasi kepemimpinan, pelayanan yang berorientasi kepada peserta, hingga pentingnya menjaga kebugaran untuk mendukung keberlanjutan organisasi.
Advertisement
Retno Marsudi hingga Ade Rai jadi Narasumber
Untuk memberikan perspektif yang komprehensif kepada peserta, LEAP 2026 menghadirkan sejumlah narasumber dengan latar belakang dan keahlian berbeda.
Managing Director Human Capital Danantara Aset Management, Agus Dwi Handaya, membawakan materi "People Development Empowering Service Through Digital Innovation" yang membahas pengembangan kapasitas SDM berbasis teknologi.
Menteri Luar Negeri RI periode 2014–2024, Retno Marsudi, membahas pentingnya kepemimpinan transformasional melalui topik "Transformation Leadership".
Sementara itu, Senior Advisor Fraud Banking Investigation sekaligus EVP Contact Center & Digital Services BCA, Nathalya Wani Sabu, menyampaikan materi "Customer Centricity: Melayani Sepenuh Hati" untuk memperkuat standar kualitas layanan TASPEN.
Rangkaian materi juga menghadirkan Ade Rai yang membawakan "Building Healthy Lifestyle part of Corporate Sustainability" mengenai pentingnya kebugaran pimpinan dalam mendukung keberlanjutan organisasi.
Advertisement
Dorong Kepemimpinan Adaptif dan Pola Pikir Strategis
Rangkaian LEAP 2026 dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, mendorong pola pikir strategis, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi yang relevan untuk mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
TASPEN juga mengusung aspek inklusivitas dalam penyelenggaraan forum tersebut. Kegiatan menghadirkan Juru Bahasa Isyarat (JBI) dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi TASPEN sehingga dapat diakses secara lebih luas.
Melalui kepemimpinan yang adaptif dan transformasi digital, TASPEN terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi peserta di seluruh Indonesia.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi TASPEN dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam penguatan sumber daya manusia dan percepatan transformasi digital.
Advertisement
TASPEN Perkuat Ekosistem Layanan Digital
PT TASPEN (Persero) atau Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri merupakan Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun bagi ASN dan Pejabat Negara.
Berdiri sejak 17 April 1963, TASPEN menjalankan sejumlah produk dan layanan, yakni Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JKM), Program Tabungan Hari Tua (THT), dan Program Pensiun.
TASPEN saat ini juga merupakan The First Chairman of Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) atau Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaminan Sosial bagi Aparatur Sipil Negara pertama di Asia.
Asosiasi tersebut beranggotakan penyelenggara jaminan sosial bagi ASN dari sejumlah negara di Asia, antara lain Indonesia, Korea Selatan, Filipina, Thailand, dan Kamboja.
Dalam pengembangan layanan digital, TASPEN mengedepankan kenyamanan dan keselamatan peserta melalui superapps Andal by Taspen.