Rapat dengan KPAI, Desy Ratnasari kesal laporan tebal bikin bingung

"Saya ingin tahu penjelasan bukan hanya paparan tapi riil‎," kritik penyanyi Tenda Biru ini.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Rapat dengan KPAI, Desy Ratnasari kesal laporan tebal bikin bingung
desy ratnasari. ©kapanlagi.com

Komisi VIII DPR melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Dalam rapat tersebut, Ketua KPAI Asrorun Ni'am Sholeh, menyampaikan laporan kinerjanya selama 2015 untuk dievaluasi DPR. Anggota Komisi VIII DPR, Desy Ratnasari, mempertanyakan apakah KPAI sudah puas atas capaian mereka selama setahun ke belakang."Saya ingin bertanya seluruh pimpinan KPAI, sudah puaskah anda dengan kinerja KPAI 2015. Kalaupun tidak puas, apa yang ingin anda sampaikan," kata Desy dalam RDP Komisi VIII dengan KPAI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1). Politikus PAN ini menganggap laporan evaluasi KPAI terlalu tebal. Hal itu menyulitkan dia dalam mendalami permasalahan. "Saya menghargai begitu tebalnya laporan kinerja KPAI. Sangat tidak mudah mencerna sekian tebalnya. Tapi saya berusaha untuk memahami," tuturnya. Desy juga mengkritisi laporan KPAI yang tak konkret. Sebab menurutnya penuturan dalam laporan yang tebal sulit dipahami dengan fakta di lapangan. "Saya ingin tahu penjelasan bukan hanya paparan tapi riil‎. Kontribusi dari penurunan signifikan itu dalam program apa sih yang riil. Sejauh mana perkembangan dari upaya yang diberikan untuk atasi isu aktual selama 2015, saya belum lihat di sini," ujarnya. ‎Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay justru menyindir pertanyaan seputar ketidakpuasan yang disampaikan Desy. "Meskipun bukan alat kepuasan tapi pertanyaan mengenai puas atau tidak dari Bu Desy ini penting," pungkas Saleh.

Rekomendasi