Prabowo: Imlek 2026 Cerminan Jati Diri Bangsa Indonesia yang Bersatu
Presiden Prabowo Subianto menegaskan perayaan Imlek 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum kebangsaan yang merefleksikan persatuan Indonesia di tengah keberagaman.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato penting terkait perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026. Beliau hadir secara virtual dalam agenda puncak Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu malam.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa Imlek 2026 adalah momentum kebangsaan, persaudaraan, dan persatuan. Perayaan ini meneguhkan persatuan Indonesia di tengah keberagaman suku dan golongan.
Menurutnya, tema Harmoni Imlek Nusantara mencerminkan jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar. Imlek Festival 2026 menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong dan solidaritas.
Imlek 2026: Momentum Kebangsaan dan Persatuan
Presiden Prabowo Subianto dengan tegas menyatakan bahwa perayaan Imlek 2577 Kongzili/2026 memiliki makna yang lebih dalam. Ini bukan hanya sebuah perayaan keagamaan atau seremoni budaya semata. Imlek 2026 adalah momentum kebangsaan yang krusial.
Beliau menggarisbawahi bahwa perayaan ini merupakan penegasan bahwa Indonesia dibangun oleh seluruh anak bangsa. Tidak ada satu suku atau golongan pun yang menjadi satu-satunya pembangun negeri ini. Semangat persaudaraan dan persatuan menjadi inti dari perayaan Imlek kali ini.
Nilai-nilai luhur seperti gotong royong, solidaritas, dan kemanusiaan sangat tercermin dalam Imlek Festival 2026. Nilai-nilai ini, menurut Presiden, merupakan fondasi utama. Fondasi ini penting untuk membangun masa depan Indonesia yang adil dan bermartabat bagi semua.
Merawat Perbedaan sebagai Kekuatan Bangsa
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menyoroti keunikan Imlek tahun ini yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Situasi ini, disebutnya sebagai wajah asli Indonesia yang sesungguhnya. Berbeda namun tetap rukun.
“Indonesia adalah bangsa besar. Bangsa besar tidak takut pada perbedaan, bangsa besar justru merawat perbedaan sebagai kekuatan,” kata Presiden Prabowo. Keberagaman yang dimiliki justru menjadi modal utama. Modal ini untuk mencapai tujuan bersama sebagai satu kesatuan.
Penyelenggaraan Imlek Festival 2026 secara serentak di berbagai kota besar di Indonesia membuktikan hal tersebut. Mulai dari Medan, Palembang, Batam, Bogor, Semarang, Solo, Surabaya, Pontianak, Singkawang, Makassar, hingga Manado, semua merayakan. Ini menunjukkan bahwa Persatuan Indonesia bukan sekadar slogan kosong. Ini adalah kenyataan yang hidup dan terus berkembang di seluruh Nusantara.
Optimisme dan Harapan di Tahun Kuda Api
Menutup pidato sambutannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyongsong Tahun Kuda Api. Beliau menyerukan agar optimisme dan keberanian senantiasa menyertai langkah bangsa.
Tekad untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang adil, makmur, dan bermartabat harus terus digelorakan. Dengan semangat kebersamaan, cita-cita luhur bangsa dapat terwujud.
Presiden juga menyampaikan harapannya agar tahun baru Imlek 2026 ini membawa keberkahan. Selain itu, kesehatan, kedamaian, dan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sumber: AntaraNews