PKS soal nama koalisi dianggap 'jadul': Yang penting laku dan menang

Rabu, 19 September 2018 12:15 Reporter : Sania Mashabi
PKS soal nama koalisi dianggap 'jadul': Yang penting laku dan menang konferensi pers prabowo-sandiaga dan AHY usai bertemu SBY. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mau ambil pusing terkait penilaian PSI soal nama koalisi Indonesia Adil Makmur' kuno. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan setiap gabungan memiliki selera masing-masing untuk menentukan nama koalisi.

Mardani balik menyindir, nama koalisi Indonesia Kerja yang dipilih kubu Jokowi-Ma'ruf Amin belum tentu diterima masyarakat luas meski diklaim lebih konkret.

"Nama sesuai selera. Masakan gado-gado dan nasi goreng tetap lebih laku dibanding steak ataupun makanan kekinian. Yang penting laku dan menang," kata Mardani pada wartawan, Rabu (19/9).

Sebelumnya, kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah merampungkan nama koalisi untuk Pilpres 2019. Pasangan yang diusung Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat ini mengambil nama 'Koalisi Indonesia Adil Makmur'.

Wakil Sekretaris Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Raja Juli Antoni menilai, nama yang dipilih mundur zaman. Dia mengatakan, nama tersebut mirip dengan lahir di zaman orde baru.

"Sangat zaman dulu. Terdengar seperti zaman penataran 4P dan masa baru," kata Raja Juli. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini