Muktamar PPP Memanas, Waketum Rusli Effendi Minta Peserta Tahan Diri dan Jaga Sikap
Muktamar PPP akan berlangsung selama tiga hari sejak 27-29 September 2025 di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara.
Wakil Ketua Umum DPP PPP Rusli Effendi meminta agar para peserta muktamar atau muktamirin untuk menahan diri dan berperilaku sesuai ajaran agama Islam dalam pelaksanaan Muktamar ke-X. Diketahui, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari sejak 27-29 September 2025 di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara.
“Perbedaan pendapat pasti ada dalam pemilihan ketua umum. Namun, bedanya ada yang mengedepankan kesantunan dan ada yang tidak. Jadi kami minta untuk semua muktamirin menahan diri untuk tidak mencederai proses pelaksanaan Muktamar X,” kata Rusli, di Ancol, Sabtu (27/9).
Rusli menyebut, PPP yang notabenenya partai Islam tidak sepatutnya mengedepankan perkelahian dan keributan.
“Kalau maunya ribut terus dan hanya cari sensasi saja bagaimana mau mendapatkan simpati dari umat,” sebutnya.
Rusli kembali mengulang, bahwa dirinya enggan membawa PPP ke dalam konflik seperti zaman Rommy dan Djan Farid yang terpecah belah menjadi dua kubu.
“Saya rasa konflik itu hanya membuat kita semakin jauh dengan masyarakat dan merupakan satu hal yang menyebabkan PPP ada di titik ini. Semoga tidak terulang kembali,” pungkasnya.
Diketahui, ada tiga nama yang digadang-gadang menjadi Calon Ketua Umum (Ketum). Mereka yakni Muhammad Mardiono, Agus Suparmanto dan Husnan Bey Fananie.
Muktamar PPP Sempat Memanas, Teriakan Lanjutkan dan Perubahan Bergema saat Mardiono Beri Sambutan
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Muktamar ke-X di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara. Kegiatan ini digelar 27-29 September 2025.
Pantauan merdeka.com, kegiatan ini sempat memanas saat Plt Ketua Umum (Ketum) Muhammad Mardiono baru memberikan salam dan akan memberikan sambutan.
Suasana yang memanas ini sempat berlangsung hampir selama 10 menit. Belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya kericuhan tersebut.
Namun, sempat meredam setelah moderator mengajak para peserta yang hadir atau Muktamirin untuk bersholawat bersama.
Setelah itu, Mardiono kembali melanjutkan sambutannya atau pidatonya tersebut. Lalu, di tengah-tengah itu banyak teriakan dari para kadernya.
"Lanjutkan, lanjutkan," teriak sejumlah kader PPP di lokasi, Sabtu (27/9).
Teriakan itu kemudian disambut oleh sejumlah kader lainnya.
"Perubahan, perubahan," sambut teriakan kader PPP lainnya.
Diketahui, ada tiga nama yang digadang-gadang menjadi Calon Ketua Umum (Ketum). Mereka yakni Muhammad Mardiono, Agus Suparmanto dan Husnan Bey Fananie.