Unik! RSI Faisal Perkuat Layanan Masyarakat Lewat Kerja Sama 10 Instansi, Ada Kunjungan Ulama ke Pasien
RSI Faisal Makassar menjalin kerja sama strategis dengan 10 instansi untuk memperkuat layanan kesehatan. Inovasi seperti SIAMPUH dan kunjungan ulama jadi daya tarik utama rumah sakit ini.
Rumah Sakit Islam (RSI) Faisal Makassar, Sulawesi Selatan, secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan sepuluh instansi berbeda. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang bertujuan utama memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Kemitraan ini merupakan bagian dari upaya transformasi RSI Faisal untuk tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada langkah preventif dan promotif. Direktur Utama RS Faisal Makassar, dr. Salwa Mochtar, menekankan pentingnya peran rumah sakit dalam menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung bersamaan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru RSI Faisal di Makassar pada hari Senin. Momentum ini diharapkan menjadi awal baru bagi peningkatan kualitas fasilitas dan jangkauan layanan rumah sakit di wilayah tersebut.
Inovasi Layanan Humanis RSI Faisal
Dalam rangka memperkuat layanan kepada masyarakat, RSI Faisal Makassar telah menghadirkan sejumlah inovasi yang mengedepankan aspek humanis. Salah satunya adalah layanan SIAMPUH, singkatan dari Siap Antar Jemput Pasien, yang dirancang untuk memudahkan akses pasien ke fasilitas kesehatan.
Layanan SIAMPUH ini telah mendapat apresiasi tinggi dari Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS) dalam kategori inovasi layanan humanis. Keunggulan layanan ini terletak pada pembebasan biaya antar jemput bagi pasien, meringankan beban finansial mereka.
Selain SIAMPUH, RSI Faisal juga memperkenalkan SIJAGA, yaitu Siap Jemput Pasien Gawat Darurat, yang juga disediakan secara gratis. Inisiatif ini merupakan langkah proaktif rumah sakit untuk lebih tanggap dalam menolong masyarakat yang membutuhkan penanganan medis segera.
Dalam layanan SIJAGA, tim medis lengkap yang terdiri dari dokter dan perawat akan langsung menjemput pasien di lokasi. Hal ini memastikan penanganan awal yang terintegrasi dapat segera diberikan, bahkan sebelum pasien tiba di rumah sakit.
Program Khusus dan Sentuhan Spiritual
RSI Faisal memiliki sejarah panjang kedekatan dengan para ulama di Sulawesi Selatan, yang tercermin dari berbagai program khusus yang telah berjalan. Salah satunya adalah Program Sehat Ulama Mubalig (PSUM), sebuah inisiatif yang dahulu digagas oleh M. Jusuf Kalla.
Program PSUM ini awalnya memungkinkan para ulama yang dirawat di RSI Faisal hanya dikenakan biaya 10 persen dari total tagihan perawatan. Meskipun kini telah ada Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), program ini tetap dilanjutkan dengan penyesuaian, yaitu upgrade kelas perawatan bagi ulama.
Salah satu keunikan layanan yang dipertahankan oleh RSI Faisal hingga saat ini adalah kunjungan ulama ke pasien rawat inap. Kunjungan ini bertujuan untuk membacakan doa dan memberikan dukungan moral kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan.
Sentuhan spiritual ini diyakini menjadi dorongan dan semangat tersendiri bagi pasien agar dapat segera sembuh dan kembali sehat. Pendekatan holistik ini menunjukkan komitmen rumah sakit terhadap kesejahteraan fisik dan mental pasien.
Memperkuat Ekosistem Kesehatan Melalui Kemitraan
Kerja sama RSI Faisal dengan sepuluh instansi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kesehatan di Sulawesi Selatan. Instansi-instansi yang terlibat mencakup BPJS Ketenagakerjaan, Mandiri Inhealth, Admedika, serta beberapa rumah sakit umum daerah dan swasta.
Selain itu, kemitraan ini juga melibatkan institusi pendidikan seperti PGRI Kota Makassar dan Universitas Islam Makassar (UIM). Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan upaya integrasi layanan yang komprehensif dari hulu ke hilir.
Direktur Utama RS Faisal, dr. Salwa Mochtar, menyatakan, "Kita ingin RS Faisal tidak hanya dianggap rumahnya orang sakit, tapi kita ingin mencoba langkah preventif dan promotif." Pernyataan ini menegaskan visi rumah sakit untuk bergeser dari sekadar pengobatan menjadi pencegahan dan promosi kesehatan.
Dalam konteks ini, RSI Faisal akan memperkuat layanan medical check-up yang akan tersedia di gedung baru mereka. Langkah ini diharapkan dapat mendukung upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit, sejalan dengan visi transformasi rumah sakit.
Sumber: AntaraNews