Tahukah Anda? Warga Konsel Girang Sambut Hadirnya Sekolah Garuda, Program Unggulan Presiden Prabowo
Warga Kabupaten Konawe Selatan menyambut antusias program nasional Sekolah Garuda di Desa Lebo Jaya, Konda, yang digagas Presiden Prabowo,
Warga Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyambut dengan sukacita hadirnya program nasional Sekolah Garuda di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda. Program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini menjadi harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Peluncuran Sekolah Garuda pada Rabu, 8 Oktober, menandai langkah konkret pemerintah dalam pemerataan pendidikan unggulan di seluruh Indonesia. Sulawesi Tenggara terpilih sebagai salah satu provinsi pionir untuk implementasi inisiatif strategis ini.
Tujuan utama dari pembangunan Sekolah Garuda adalah untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Hal ini sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda diharapkan mampu bersaing di kancah global.
Antusiasme Warga dan Dukungan Pemerintah Daerah
Nasrin (42), salah seorang warga Desa Lebo Jaya, mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya desa mereka sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda. "Saya mewakili masyarakat Konsel merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo karena desa kami ini menjadi lokasi dibangunnya Sekolah Garuda," ujarnya.
Ia juga menceritakan bahwa lahan yang kini menjadi lokasi Sekolah Garuda dulunya adalah milik masyarakat. Lahan tersebut kemudian dibeli oleh pemerintah provinsi untuk keperluan riset pertanian dan perkebunan, sebelum akhirnya dialihfungsikan untuk proyek pendidikan ini.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, turut menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemerataan pendidikan unggulan. "Saya akan berbuat semampu saya untuk mewujudkan pendidikan di Sultra, khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan anak-anak kita agar bisa maju dan bersaing di era saat ini," kata Andi Sumangerukka.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas kesempatan yang diberikan kepada masyarakat Sultra. Ia meyakini bahwa dampak positif dari Sekolah Garuda tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan, tetapi juga akan merambah ke peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
Visi Nasional untuk SDM Unggul Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti, menjelaskan bahwa program Sekolah Garuda merupakan manifestasi nyata perhatian pemerintah. Program ini berfokus pada pembangunan kualitas manusia Indonesia sejak usia dini, sebagai investasi jangka panjang bangsa.
“Hari ini merupakan momen yang sangat spesial. Kami baru saja berbincang mengenai program unggulan Bapak Presiden Prabowo Subianto, yaitu Sekolah Garuda. Harapannya, sekolah ini dapat menjadi fondasi dalam mencetak SDM unggul yang siap bersaing untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Diana.
Senada dengan itu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamen Perdagangan), Dyah Roro Esti, menyoroti pentingnya sinergi antar kementerian. Sinergi ini krusial dalam mendukung pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.
“Program Sekolah Garuda bukan hanya tentang infrastruktur, tapi juga pemerataan kesempatan belajar dari Sabang sampai Merauke. Ini bagian dari komitmen Presiden agar generasi muda di seluruh pelosok bisa menikmati pendidikan yang layak dan berkarakter,” jelas Dyah Roro Esti, menekankan aspek inklusivitas program ini.
Peluncuran Sekolah Garuda ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Di antaranya adalah Sekda Provinsi Asrun Lio, Anggota DPD RI Wa Ode Rabiah Ridwan, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Bupati Konsel Irham Kalenggo, Walikota Kendari Siska Karina Imran, Bupati Bombana Burhanuddin, Bupati Konawe Yusran Akbar, dan Bupati Konawe Kepulauan Rifqi Saifullah Razak.
Sumber: AntaraNews