RS Adam Malik Pastikan Layanan Optimal Selama Libur Lebaran dan Nyepi 2026
Rumah Sakit Adam Malik menyiapkan tim medis dan fasilitas lengkap untuk memastikan layanan kesehatan tetap optimal selama masa libur Lebaran dan Nyepi 2026, menjaga kesehatan masyarakat.
Rumah Sakit Adam Malik di Medan, Sumatera Utara, menegaskan komitmennya untuk menjaga pelayanan kesehatan tetap prima selama periode libur Nyepi dan Idul Fitri 2026. Kesiapan ini melibatkan pengaturan sumber daya manusia, prasarana, serta fasilitas yang memadai.
Manajemen rumah sakit telah menyusun jadwal khusus bagi tim medis dan tenaga kesehatan lainnya guna memastikan ketersediaan layanan 24 jam. Tujuannya adalah agar pasien tetap mendapatkan penanganan medis yang optimal tanpa terkendala hari libur.
Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan selama masa liburan panjang yang mencakup Hari Suci Nyepi pada 19 Maret 2026 dan Idul Fitri pada 21-22 Maret 2026. RS Adam Malik berupaya penuh memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
Kesiapan Tim Medis dan Fasilitas Prima
Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, menjelaskan bahwa pengaturan jadwal SDM, prasarana, dan fasilitas telah disiapkan secara matang. Hal ini bertujuan agar pelayanan terhadap pasien tetap berjalan optimal selama masa libur dan cuti bersama.
Rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan ini menyiagakan lima dokter spesialis secara on-site setiap hari. Dokter spesialis tersebut meliputi anestesi, bedah, penyakit dalam, anak, serta kebidanan dan kandungan.
Selain dokter spesialis on-site, dokter spesialis lainnya juga disiagakan untuk bertugas secara on-call. Penugasan ini akan disesuaikan dengan kasus pasien yang ditangani, memastikan penanganan medis yang komprehensif.
Tenaga perawat dan tenaga kesehatan lainnya juga telah disiapkan secara memadai. Ketersediaan mereka menjamin kelancaran layanan kesehatan di RS Adam Malik sepanjang periode liburan.
Layanan Esensial Tetap Beroperasi 24 Jam
Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Unit Pelayanan Khusus Kegawatan Jantung (UPK2J) di Gedung Pusat Jantung Terpadu (PJT) akan tetap beroperasi 24 jam. Kedua unit ini siap melayani pasien sepanjang masa libur Nyepi dan Idul Fitri.
Kamar operasi emergensi juga dipastikan tetap buka selama 24 jam untuk menangani kasus-kasus darurat yang memerlukan tindakan bedah segera. Ini menunjukkan keseriusan RS Adam Malik dalam menjaga keselamatan pasien.
Namun, perlu dicatat bahwa kamar bedah sentral akan ditutup selama hari libur nasional dan cuti bersama ini. Prioritas diberikan pada layanan gawat darurat dan tindakan bedah yang tidak bisa ditunda.
Rosario Dorothy Simanjuntak menegaskan, “Kami menyiapkan pengaturan jadwal SDM, prasarana, dan fasilitas selama masa libur dan cuti bersama, sehingga pelayanan terhadap pasien tetap berjalan optimal.”
Prosedur Rujukan dan Normalisasi Layanan
Rumah sakit lain yang ingin merujuk pasien ke RS Adam Malik tetap dapat melakukannya sesuai prosedur biasa. Proses rujukan ini dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute).
Sisrute memastikan koordinasi yang efektif antar fasilitas kesehatan, meskipun dalam periode libur. Hal ini menjaga kontinuitas perawatan bagi pasien yang memerlukan rujukan ke rumah sakit vertikal.
Seluruh layanan di RS Adam Malik akan kembali beroperasi normal seperti biasa setelah masa libur berakhir. Layanan penuh akan dimulai pada hari Rabu, 25 Maret 2026.
Rosario juga menambahkan, “Layanan kamar operasi emergensi juga tetap dibuka selama 24 jam, sedangkan kamar bedah sentral ditutup selama hari libur nasional dan cuti bersama ini.”
Sumber: AntaraNews