Lokasi Demo Jakarta Hari Ini: 6 Titik Aksi, Ini Rute Alternatif Dishub

Dishub DKI mengumumkan 6 lokasi demo Jakarta pada Selasa (20/10/2026) dan menyiapkan rekayasa lalu lintas. Ini rute alternatif yang disarankan.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira- Reporter
Lokasi Demo Jakarta Hari Ini: 6 Titik Aksi, Ini Rute Alternatif Dishub
Ilustrasi kendaraan taktis berjaga jelang demo di DPR (Foto: Faizal Fanani/Liputan6.com)

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat mewaspadai potensi kepadatan seiring aksi unjuk rasa memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selasa (20/10/2026). Aksi di sejumlah lokasi demo Jakarta dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin menyebut ada enam titik yang diperkirakan menjadi pusat kegiatan, yakni Monas, Tugu Tani, DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun. Rute alternatif disiapkan untuk membantu pengendara menghindari titik keramaian.

"Diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Menurut Budi, pengaturan lalu lintas akan menyesuaikan situasi di lapangan. Dishub DKI menyiagakan 60 personel untuk membantu mengatur arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Untuk kawasan Monas dan Tugu Tani, Dishub DKI menyiapkan jalur alternatif berdasarkan arah perjalanan. Pengendara dari Harmoni menuju Monas atau Stasiun Gambir dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, hingga Jalan Medan Merdeka Timur.

Pengendara dari Harmoni ke Kemayoran atau Pulogadung disarankan memilih Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Angkasa.

"Bagi pengendara dari Tanah Abang menuju Harmoni, jalur alternatif yang disiapkan meliputi Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Majapahit," jelas Budi.

Adapun dari Tanah Abang menuju Kemayoran atau Pulogadung dapat menempuh Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, hingga Jalan Angkasa.

Pengendara dari Senen menuju Harmoni bisa melewati Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, dan Jalan Veteran.

Sementara itu, perjalanan dari Senen ke Tanah Abang dapat melalui Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Veteran, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, hingga Jalan Cideng Timur.

Rute Alternatif di DPR/MPR dan Bundaran Senayan, Lokasi Demo Jakarta

Untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar kompleks DPR/MPR dan Bundaran Senayan, Dishub DKI menyiapkan beberapa jalur pengganti bagi kendaraan dari berbagai arah.

Dari Cawang menuju Slipi atau Tomang, rute yang disarankan yakni Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Patal Senayan I, Jalan Permata Hijau, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan S. Parman.

Bagi pengendara dari Blok M menuju Slipi atau Tomang, jalurnya dapat melalui Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Sultan Iskandar Muda, berputar di depan Gandaria City, lalu kembali ke Jalan Sultan Iskandar Muda, lanjut Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan S. Parman.

Sementara itu, dari Blok M menuju Harmoni dapat ditempuh melalui Jalan Trunojoyo, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Kapten Tendean, Jalan Terusan H.R. Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Simpang Susun Semanggi, dan Jalan Jenderal Sudirman. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Balikpapan, hingga Jalan Suryopranoto.

Arah UKI Cawang: Jalur Pengganti Lalu Lintas

Di sekitar UKI Cawang, pengendara dari dan menuju Kramat Jati, Tanjung Priok, Pancoran, serta Halim juga dapat menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Dari Kramat Jati menuju Tanjung Priok, rute yang direkomendasikan adalah Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika, Jalan MT Haryono, hingga Jalan DI Panjaitan.

Untuk perjalanan Kramat Jati menuju Pancoran, pilihan jalurnya yakni Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan MT Haryono.

Sebaliknya, dari Tanjung Priok menuju Kramat Jati dapat melalui Jalan DI Panjaitan dan Jalan Mayjen Sutoyo sisi timur.

Pengendara dari arah Tol Jagorawi yang keluar ke Jalan Mayjen Sutoyo menuju Pancoran disarankan melewati Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan Dewi Sartika, hingga Jalan MT Haryono.

Adapun dari Kramat Jati menuju Halim dapat menempuh Jalan Raya Bogor, Jalan Cililitan Besar, dan Jalan Komodor Halim Perdanakusuma.

Rawamangun dan Sekitarnya: Pilihan Rute Lain

Pada kawasan Rawamangun, jalur alternatif disiapkan untuk arus dari arah Pramuka maupun sebaliknya.

Pengendara dari Pramuka menuju Rawamangun dapat menggunakan Jalan Pramuka, Jalan Pramuka Sari I, Jalan Rawasari Selatan, Jalan H. Ten Raya, Jalan Bangunan Barat, Jalan Kayu Jati Raya, hingga Jalan Pemuda.

Sebaliknya, untuk perjalanan dari Rawamangun ke Pramuka, rutenya adalah Jalan Velodrome, Jalan Bangunan Timur, Jalan Bangunan Barat, Jalan H. Ten Raya, Jalan Rawasari Selatan, Jalan Pramuka Sari I, dan Jalan Pramuka. Pengendara kemudian dapat berputar di Simpang Pramuka I sebelum melanjutkan perjalanan melalui Jalan Pramuka.

Rekomendasi