Massa Aksi Masuk Tol Dalam Kota, Jasa Marga Tutup 10 Gerbang Tol

Ekskalasi massa yang semula berpusat di area MPR/DPR bergeser hingga masuk ke Ruas Tol Cawang–Tomang–Pluit (Dalam Kota).

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Massa Aksi Masuk Tol Dalam Kota, Jasa Marga Tutup 10 Gerbang Tol
Massa dari berbagi elemen mahasiswa dan masyarakat melakukan perlawanan usai dipukul mundur polisi di kawasan Slipi, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. (KLY/ Arie Basuki)

PT Jasa Marga mengambil langkah dengan menutup sementara transaksi di sejumlah gerbang tol (GT) di ruas Jalan Tol Dalam Kota, Kamis. Penutupan ini dilakukan atas diskresi kepolisian menyusul aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR yang mulai meluber dan memasuki jalur jalan tol.

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, mengonfirmasi pengalihan rute kendaraan dari arah Halim dan Cililitan untuk mengurai potensi kemacetan serta menjaga keamanan.

"Atas diskresi kepolisian, lalu lintas dari GT Cililitan dan GT Halim yang hendak menuju ruas Tol Dalam Kota sementara dialihkan menuju arah Tanjung Priok. Selain itu, dilakukan penutupan sementara transaksi di sejumlah gerbang tol, yaitu; GT Cawang, GT Tebet 1, GT Kuningan 1, GT Senayan, GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Angke 2, GT Jelambar 2 serta GT Tanjung Duren," ujar Widiyatmiko dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

Memasuki malam hari, ekskalasi massa yang semula berpusat di area MPR/DPR bergeser hingga masuk ke Ruas Tol Cawang–Tomang–Pluit (Dalam Kota). Pergerakan massa terpantau mulai menembus akses tol di sekitar kawasan Senayan.

Guna mengantisipasi dampak keamanan bagi para pengguna jalan, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan jajaran kepolisian langsung memberlakukan rekayasa lalu lintas secara ketat di lapangan.

Rute Memutar

Pengendara dari arah Slipi yang berencana mengarah ke Cawang diimbau untuk sementara memutar rute dan melewatin jalur alternatif di luar Ruas Tol Dalam Kota.

Para pengguna jalan yang masih berada di jalur tol diminta tetap waspada, mematuhi arahan petugas, menjaga jarak aman kendaraan, dan mengutamakan keselamatan. Pihak manajemen Jasa Marga pun menyampaikan permohonan maaf atas penyesuaian operasional dan ketidaknyamanan yang terjadi.

Guna memastikan situasi tetap terkendali, Jasa Marga bersama kepolisian terus memantau dinamika kondisi lalu lintas secara real-time. Pengendara dapat memperbarui informasi kondisi tol melalui One Call Center Jasa Marga di 133, situs resmi www.jasamarga.com, akun Instagram @official.jmmetropolitan, atau via aplikasi Travoy.

Rekomendasi