Polisi Buka Suara Soal Dugaan Peluru di MBG

Video dugaan peluru di menu MBG untuk siswa SD di Lampung Utara viral. Polisi memeriksa sekolah dan akan mendatangi SPPG. Ini yang diselidiki.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
Polisi Buka Suara Soal Dugaan Peluru di MBG
Benda diduga peluru di menu MBG

Video penemuan benda yang diduga proyektil senapan angin di dalam potongan daging menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah dasar di Kabupaten Lampung Utara viral di media sosial. Polisi menindaklanjuti laporan dugaan peluru di menu MBG tersebut.

Satreskrim Polres Lampung Utara telah mendatangi sekolah untuk meminta keterangan dan memastikan kronologi kejadian. Penyelidikan difokuskan pada asal-usul benda asing yang tampak menyerupai proyektil senapan angin.

Kasatreskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel, Kamis (27/8/2026), mengatakan, "Jadi peristiwa itu terjadi pada 15 Agustus lalu, kami sudah melakukan serangkaian penyelidikan atas peristiwa tersebut dengan mendatangi sekolah. Rencananya akan mendatangi SPPG-nya."

Polisi Telusuri Asal Benda Asing di Daging

Ivan menjelaskan, "Tentunya untuk mengetahui apakah memang benda tersebut sudah berada dalam daging tersebut atau bukan. Ini yang masih kami selidiki,"

Selain meminta keterangan dari pihak sekolah, penyidik berencana mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia makanan dalam program MBG guna menelusuri alur pengolahan hingga distribusi.

Polisi juga masih memastikan jenis benda tersebut serta bagaimana benda itu bisa ditemukan di dalam potongan daging pada menu MBG.

Viral: Peluru di Menu MBG di SD Negeri 3 Sindangsari

Sebelumnya, benda menyerupai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging pada menu MBG yang dibagikan kepada siswa SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Temuan itu menjadi perhatian setelah beredar video di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang guru menyebut, "Ini murid saya kelas 5, Ardi, menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging,"

Guru itu menambahkan, "Ini peluru senapan angin di dalam daging dari dapur MBG Sindangsari. Saya minta pertanggungjawaban yang punya dapur MBG,"

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada rentang 14 hingga 16 Agustus 2026.

Rekomendasi