Ubah Sampah Jadi Cuan, Langkah Cerdas PNM Berdayakan Ibu Mekaar

PNM menggerakkan ibu Mekaar memilah sampah hingga jadi uang melalui Kembangs. Program ekonomi sirkular ini juga diganjar apresiasi di ajang ESG.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
Ubah Sampah Jadi Cuan, Langkah Cerdas PNM Berdayakan Ibu Mekaar
PNM meraih ESG NOW Awards 2026 untuk kategori Circular Economy Empowerment

Sampah jadi uang bukan sekadar slogan bagi para ibu nasabah PNM Mekaar. Melalui program Kembangs, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) mendorong pemilahan limbah rumah tangga sejak dari dapur, lalu mengalihkannya menjadi tabungan atau modal yang bernilai ekonomi.

Kembangs, singkatan dari Kelompok Membina dan Mengelola Sampah, memanfaatkan ekosistem PNM Mekaar untuk membiasakan pemilahan di rumah. Sampah yang telah dipilah disalurkan ke Bank Sampah Unit yang dikelola sesama nasabah, kemudian diteruskan ke Bank Sampah Induk hingga dikonversi menjadi nilai simpanan ataupun tambahan permodalan.

Praktik ini memberi ruang bagi nasabah untuk mengambil peran kepemimpinan di Bank Sampah Unit, sekaligus mengajak warga sekitar membiasakan diri memilah sampah. Dari skala rumah tangga, gerakan yang guyub ini menyatukan tiga pijakan pemberdayaan PNM: penguatan peran perempuan, ekonomi keluarga, dan kepedulian lingkungan.

ESG Now Awards 2026 Apresiasi Inisiatif Sampah Jadi Uang

Pendekatan ekonomi sirkular yang berdampak nyata dan memperkuat sektor ultra mikro tersebut mengantarkan PNM meraih ESG NOW Awards 2026 untuk kategori Circular Economy Empowerment. Penghargaan diberikan dalam ajang ESG Now Movement 2026 bertema 'Inspiring Impact' yang diselenggarakan Republika di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (19/10).

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Kindaris, menyebut apresiasi ini sejalan dengan upaya menghadirkan pemberdayaan yang dekat dengan keseharian masyarakat.

"Bagi PNM, pemberdayaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui Kembangs, kami ingin mendorong ibu-ibu nasabah untuk melihat bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai ternyata dapat dikelola dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga. Di saat yang sama, kebiasaan ini juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan," ujar Kindaris dikutip keterangannya, Selasa (20/10/2026).

PNM menyatakan capaian tersebut menjadi pendorong untuk terus melahirkan inovasi pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan warga, termasuk melalui kebiasaan sederhana yang dijalankan secara tekun agar memberi manfaat bagi masyarakat dan alam sekitar.

Rekomendasi