Tokoh Internet Dunia Berkumpul di Bali, Bahas Apa?

Menkomdigi: Jadikan Internet Bermakna untuk Kepercayaan Publik 

Moh Kadafi
Oleh Moh Kadafi- Reporter
Tokoh Internet Dunia Berkumpul di Bali, Bahas Apa?
Menkomdigi Meutya Hafid saat memberikan sambutan ICANN di Bali, Senin (19/10). (merdeka.com/moh kadafi).

Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) menggelar pertemuan umum tahunan atau annual general meeting (AGM) 2026 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, dan digelar sejak tanggal 17 hingga 22 Oktober 2026.

Pertemuan bertajuk ICANN87 ini, mempertemukan komunitas internet dari berbagai negara untuk membahas dan mendorong kemajuan dalam bidang keamanan internet, pengembangan sistem nama domain atau domain name system/DNS, serta penguatan kerja sama global yang diselenggarakan bersama Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik di tengah pertumbuhan internet yang semakin pesat.

“Memasuki dekade berikutnya, tanggung jawab kita bukan sekadar mengakomodasi pertumbuhan internet yang terus berlangsung. Tetapi juga menjaga kepercayaan yang menjadikan internet bermakna," kata Meutya saat memberikan sambutan, Senin (19/10).

Meutya mengatakan, konektivitas membuka ruang partisipasi, pertumbuhan menciptakan peluang, dan perlindungan membangun kepercayaan yang diperlukan untuk menjaga keduanya.

Dia menyebutkan, terkait dunia digital tujuannya bukan hanya lebih banyak menghadirkan masyarakat ke dunia digital. Tetapi masyarakat yang berpartisipasi dalam lingkungan digital itu bisa aman dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Bagi Indonesia, tujuan kita bukan hanya menghadirkan lebih banyak masyarakat ke dunia digital. Tetapi juga memastikan mereka dapat berpartisipasi dalam lingkungan digital yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kebutuhan mereka,” ujar dia.

Komitmen Ekosistem Internet Global

Sementara itu, Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Isnawan Aslam mengatakan, penyelenggaraan ICANN87 di Indonesia menjadi tonggak penting sekaligus mencerminkan komitmen PANDI dalam mendukung ekosistem internet global.

“Menjadi tuan rumah ICANN87 merupakan tonggak penting bagi Indonesia, sekaligus mencerminkan komitmen terhadap komunitas internet global. Bagi kami, mengelola domain .id bukan sekadar tanggung jawab teknis, tetapi juga komitmen untuk menjaga identitas digital bangsa," ujar dia.

Dia meyakini kepercayaan dibangun melalui rekam jejak yang terbukti, kinerja yang konsisten, dan tata kelola yang bertanggung jawab.

Dia menyampaikan, berbekal pengalaman yang dimiliki dan dengan terus memperkuat kapasitas, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat identitas digital Indonesia.

"Serta memastikan domain.id tetap aman, stabil, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan internet,” ujar Isnawan.

Sedangkan, Ketua Dewan Direksi ICANN Tripti Sinha turut menyoroti pentingnya model tata kelola internet multipemangku kepentingan atau multistakeholder dalam menjaga kepercayaan publik. Menurut dia, peringatan sepuluh tahun transisi pengawasan fungsi IANA (Internet Assigned Numbers Authority) menunjukkan bagaimana model tata kelola ini mampu bertahan di tengah perubahan teknologi dan dinamika geopolitik.

"Kami terus membangun kepercayaan melalui tata kelola yang transparan, pengambilan keputusan yang tepat, serta pelaksanaan kebijakan yang efektif,” ujar Sinha.

Rekomendasi