Sebulan Uji Coba, Perlinsos Digital Catat 3 Juta KK Terdaftar di 43 Daerah

Uji coba Perlinsos Digital menjaring 3 juta KK di 43 daerah dalam sebulan. Pendaftaran bisa lewat portal dan tak otomatis terima bansos. Simak rinciannya.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Sebulan Uji Coba, Perlinsos Digital Catat 3 Juta KK Terdaftar di 43 Daerah
3 juta KK telah terdaftar melalui Perlinsos Digital

Sebanyak 3 juta Kartu Keluarga (KK) terdaftar melalui Perlinsos Digital dalam satu bulan pelaksanaan uji coba di 43 kabupaten/kota. Capaian awal ini muncul dari perluasan akses bagi masyarakat untuk mendaftarkan dan memperbarui data keluarga secara mandiri.

Inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi digital pemerintah yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Digitalisasi tidak hanya memindahkan layanan ke kanal daring, tetapi memastikan layanan semakin terhubung, sederhana, dan mudah diakses.

Kondisi keluarga yang dinamis menuntut data selalu mutakhir. Karena itu, pendaftaran dan pembaruan melalui Perlinsos Digital tidak serta-merta membuat seseorang otomatis menerima bantuan sosial, melainkan menjadi bagian dari proses pendataan untuk mendukung perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran.

Cara Daftar dan Pembaruan Data via Perlinsos Digital

Masyarakat dapat melakukan pendaftaran dan pembaruan data melalui portal resmi di alamat perlinsos.kemensos.go.id. Akses dapat menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Proses pendaftaran dirancang ringkas dan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari lima menit dengan mengikuti tahapan yang tersedia di portal.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian data, tersedia kanal sanggahan yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan koreksi agar data yang digunakan tetap akurat dan terkini.

Kolaborasi Lapangan dan Pernyataan Gugus Tugas

Capaian pendaftaran selama uji coba tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak: masyarakat, Agen Perlinsos, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat. Di lapangan, pemerintah pusat dan daerah memastikan uji coba berjalan, sementara Agen Perlinsos mendampingi proses pendaftaran maupun pembaruan data bagi warga yang membutuhkan bantuan.

"Dalam satu bulan, 3 juta KK telah terdaftar. Angka ini menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat untuk dapat mendaftarkan dan memperbarui data keluarganya dengan proses yang lebih mudah. Capaian ini juga menjadi pembelajaran penting bagi kami untuk terus menyempurnakan proses bersama pemerintah daerah, Agen Perlinsos, dan berbagai pihak, agar dapat mendukung perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran," ujar Rahmat Danu Andika, Koordinator Gugus Tugas Harian, Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah.

Agen Perlinsos hadir sebagai pendamping langsung di komunitas untuk memastikan pendaftaran dan pembaruan data berjalan lancar, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan teknis.

Terhubung ke DPI: SPLP Jadi Fondasi Integrasi Data

Perlinsos Digital menjadi salah satu use case pengembangan Digital Public Infrastructure (DPI). Melalui pendekatan ini, layanan publik didorong untuk saling terhubung sehingga proses yang dirasakan masyarakat menjadi lebih sederhana.

Salah satu fondasi yang digunakan adalah Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) guna mendukung konektivitas dan pemanfaatan data lintas instansi secara lebih terintegrasi.

Dengan fondasi tersebut, layanan pemerintah diharapkan semakin terhubung dan proses yang tidak perlu bagi masyarakat dapat berkurang.

Jadwal Uji Coba dan Rencana Implementasi Nasional

Pendaftaran Perlinsos Digital direncanakan berlangsung hingga akhir Agustus 2026.

Hasil uji coba di 43 kabupaten/kota akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan, termasuk perbaikan proses dan tata kelola sebelum diperluas.

Penerapan skala nasional ditargetkan pada akhir 2026 setelah proses evaluasi dan penyempurnaan tahap uji coba selesai dilakukan.

Rekomendasi