Kasus bocah 5 tahun dirantai dalam rumah di Kompleks Anggrek Regency, kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara membuat para tetangga kaget. Mereka sama sekali tidak mengetahui tindakan pelaku S, sampai akhirnya korban ditemukan.
Tetangga mengaku tidak banyak mengetahui aktivitas S. Alasannya perempuan itu kini tinggal di wilayah kecamatan lain.
Ketua RT setempat Toni menyebut, S sebetulnya sudah cukup lama tinggal di kompleks itu. Namun sepengetahuannya, dia sudah berniat menjual rumahnya sejak dua tahun lalu
"Pemilik rumah hanya menitipkan, katanya kalau ada yang mau beli disuruh telepon ke nomor yang tertera di gerbang pagar," sebut Toni.
Meski sudah tinggal cukup lama di kompleks tersebut, Toni mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui seorang bocah tinggal di dalam rumah S. Kasus penyekapan itu terungkap gara-gara warga melihat kepulan asap dari dalam rumah.
Advertisement
Polisi Bentuk Tim Khusus
Kepolisian Resor Sumedang saat ini terus melakukan penyelidikan terkait keberadaan keluarga bocah yang disekap di rumah S. Mereka pun membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini.
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prastyo Robbyanto mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya, keluarga bocah yang disekap umumnya ada di Jakarta. Walau begitu, pihaknya belum bisa menyebut identitas mereka karena masuk dalam materi penyelidikan.
"Kami telah membentuk dua tim untuk mencari keluarga korban, baik dari ayah juga ibunya," ungkapnya.