Cara Daftar SNMPTN-SBMPTN, Berikut Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Calon mahasiswa berprestasi perlu mengetahui cara daftar SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi) 2022. Jalur seleksi telah dimulai sejak 4 Januari 2022 lalu. Hasilnya, bakal diumumkan dua bulan kemudian, tepatnya 19 Maret 2022.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Cara Daftar SNMPTN-SBMPTN, Berikut Jadwal dan Syarat Lengkapnya
cara daftar SNMPTN-SBMPTN. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Calon mahasiswa berprestasi perlu mengetahui cara daftar SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi) 2022. Jalur seleksi telah dimulai sejak 4 Januari 2022 lalu. Hasilnya, bakal diumumkan dua bulan kemudian, tepatnya 19 Maret 2022. Terdapat 125 perguruan tinggi yang menerima jalur SNMPTN.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mochamad Ashari menjelaskan, perguruan tinggi tersebut terdiri dari 75 Universitas dan Institut, 39 Politeknik Negeri, dan 11 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Dia menjelaskan, jalur SNMPTN adalah untuk para siswa yang berprestasi.

Jalur tersebut diikuti oleh SMA, MA, dan SMK kelas 12 yang memiliki prestasi unggul. Dia merinci, masing-masing sekolah akan diberikan kuota berdasarkan nilai akreditasi dari sekolah yang bersangkutan.

Para siswa dan siswi tidak perlu mengeluarkan uang alias gratis. Dalam proses SNMPTN juga sekolah harus memiliki persyaratan yaitu SMA/MA/SMK yang mempunyai nomor pokok sekolah nasional (NPSN), memiliki akreditasi.

Kemudian jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditasi sekolah.

Dia menjelaskan, akreditasi A yaitu 40%, B yaitu 25 % dan C 5%. Sekolah juga harus mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Selanjutnya, sekolah mengisi data siswa yang eligible sesuai dengan ketentuan.

"Siapa saja itu ditentukan sekolah masing-masing ada pemeringkatan di sana," kata Ashari dalam konferensi pers yang disiarkan dalam akun Youtube LTMPT dikutip merdeka.com, Kamis (6/1).

Cara daftar SMPTN, Ashari menjelaskan, sekolah wajib mengisi PDSS dilaman https://pdss.ltmpt.ac.id. Sekolah wajib registrasi pada 4 Januari - 15 Februari 2021. Selanjutnya para siswa melakukan registrasi pada 10 Januari - 15 Februari 2021.

Adapun persyaratan untuk siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir 12 pada 2022 yang memiliki prestasi unggulan.

Pertama yaitu memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan PTN masing-masing. Kedua yaitu memiliki NISN dan terdaftar di PDSS. Ketiga yaitu memiliki nilai rapor semester 1 sampai 5 yang telah diisikan di PDSS. Keempat peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.

Dijelaskan dalam laman LTMPT terdapat 10 jenis portofolio yaitu (1) olahraga, (2) seni rupa, desain dan kriya, (3) Tari (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Tari), (4) Teater (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Teater/Drama), (5) Musik (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Musik), (6) Seni Karawitan, (7) Etnomusikologi, (8) Fotografi, (9) Film dan Televisi, (10) Seni Pedalangan.

"Jadi nanti untuk SNMPTN dasarnya dari nilai rapot dan protofolio. Kalau yang seni mengunggah portofolio, ini dilakukan seleksi,scoring nanti diumumkan hasilnya pada 29 Maret 2022," ungkapnya.

Ashari menjelaskan, siswa yang lulus SNMPTN 2022 tidak diperbolehkan mendaftar UTBK-SBMPTN. Sebab itu dia mengimbau siswa diimbau untuk berhati-hati dan bijak saat memilih jurusan di jalur SNMPTN 2022 sesuai dengan keinginan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana LTMPT, Prof. Budi P Widyobroto menjelaskan, ada beberapa perguruan tinggi yang menggunakan nilai UTBK sebagai syarat utama pendaftaran jalur mandiri. Jika tidak memiliki nilai UTBK secara otomatis siswa tidak bisa mengikuti jalur mandiri di perguruan tinggi favorit. Dengan demikian, siswa yang lulus SNMPTN tetapi tetap mendaftar UTBK-SBMPTN tidak bisa mengikuti ujian mandiri.

"Untuk adik-adik yang sudah diterima jalur SNMPTN tidak diizinkan untuk mendaftar UTBK SBMPTN ini," ungkap Budi.

Ashari menjelaskan, tidak hanya jalur SBMPTN, tetapi juga terdapat jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan mandiri PTN. Dia menuturkan, jalur UTBK akan dimulai registrasi akun di LTMPT pada 14 Februari - 13 Maret 2022.

"Jadwal penting registrasi di akun LTMPT ini untuk anak-anak lulus tahun kemarin ingin ikut itu bisa registrasi awal, di 14 Februari - 17 Maret," katanya.

Kemudian untuk pendaftaran UTBK tersebut dilakukan pada 23 Maret - 15 April 2022. Ashari menjelaskan terdapat UTBK dilakukan dengan dua gelombang. Gelombang pertama pada 17 Mei - 23 Mei 2022 dan Kedua yaitu 28 Mei - 3 Juni 2022.

"Tempatnya tersebar diseluruh Indonesia terpusat di 74 UTBK," ungkapnya.

Kemudian tahapan pendaftaran UTBK-SBMPTN, pertama calon peserta wajib melakukan registrasi Akun LTMPT. Para peserta calon wajib menggunakan NISN, NPSN, dan Tanggal Lahir di laman https://portal.ltmpt.ac.id. Kemudian login menggunakan akun LTMPT di https://portal.ltmpt.ac.id.Lalu peserta memilih Menu Verifikasi dan Validasi Data Nantinya para peserta mengisi biodata.

Peserta wajib mengunggah pas foto berwarna terbaru, dan verifikasi biodata. Calon peserta juga memilih menu Pendaftaran UTBK-SBMPTN. Mereka wajib melengkapi (1) Biodata, (2) Memilih Program Studi, (3) Mengunggah Portofolio, (4) Memilih Pusat UTBK PTN, dan (5) mendapatkan Slip Pembayaran.

Calon peserta membayar di Bank dilakukan di bank Mitra Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI. Menggunakan slip pembayaran yang harus dilakukan paling lambat 1x24 jam. Selanjutnya peserta wajib mencetak Kartu Peserta UTBK-SBMPTN. Lalu Login ke laman https://portal.ltmpt.ac.id memilih menu pendaftaran UTBK-SBMPTN untuk mencetak Kartu Peserta UTBK. Kemudian Mengikuti UTBK, sesuai informasi di Kartu Peserta UTBK-SBMPTN.

Dijelaskan dalam laman ltmpt.ac.id terdapat ketentuan umum dalam materi tes UTBK-SBMPTN yaitu materi tes terdiri dari tes potensi skolastik (TPS), Bahasa Inggris, tes kompetensi akademik (TKA).

Kemudian metode ujian dilakukan secara tulis berbasis komputer. Kelompok ujian juga terdiri dari saintek atau soshum atau campuran. Dijelaskan kesempatan tes para peserta hanya diperbolehkan mengikuti 1 kali. Selanjutnya hasil tes akan diberikan setiap peserta secara individual.

Persyaratan bagi siswa yang akan pendaftaran tes UTBK-SBMPTN yaitu pertama memiliki akun LTMPT yang sudah permanen. Kemudian memiliki NIK. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2022 harus memiliki memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022).

Kelompok ujian UTBK pun dibagi menjadi tiga. Pertama yaitu kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Alokasi 195 menit.

Kedua yaitu kelompok ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi). Alokasi 195 menit.

Kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) dengan materi ujian TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek, dan TKA Soshum. Alokasi 285 menit. Untuk UTBK-SBMPTN, peserta juga harus memberikan portofolio untuk 10 jenis sama seperti SNMPTN jalur prestasi.

Rekomendasi