Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) 2023 yang diselenggarakan oleh Kemdikbud RI melalui Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) PTN 2023 berlangsung di Universitas Sumatera Utara (USU) mulai Senin (8/5) kemarin.
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Muryanto Amin menjelaskan, pelaksanaan UTBK-SNBT 2023 di USU diikuti sebanyak 38.260 peserta, termasuk 1 orang penyandang disabilitas tunanetra yang akan melaksanakan ujian di sesi 5 pada Rabu (10/5) besok.
Untuk UTBK-SNBT tahun ini, USU menerima sebanyak 2.902 kursi untuk calon mahasiswa program S1 yang ditawarkan melalui 49 program studi. Sementara untuk program D3, USU menerima sebanyak 1.020 kursi melalui 14 program studi.
"Jadi tahun ini kita menerima sekitar 3.922 mahasiswa untuk program S1 dan D3. Jumlah pendaftar UTBK-SNBT tahun ini sekitar 38 ribu lebih," ungkap Muryanto mengutip dari liputan6.com (8/5).
Advertisement
Muryanto Amin menegaskan, dalam proses penerimaan mahasiswa baru di USU tidak ada unsur calo yang terlibat. Dia mengimbau kepada peserta untuk tidak percaya dengan siapapun yang mengaku bisa membantu meloloskan peserta UTBK-SNBT menjadi mahasiswa USU.
"Tidak ada calo untuk penerimaan mahasiswa baru di USU. Kalau ada yang percaya pada calo, berarti tidak percaya pada dirinya sendiri," ucapnya.
Pelaksanaan UTBK di USU terbagi dalam 2 gelombang. Gelombang pertama berlangsung mulai tanggal 8 hingga 13 Mei 2023. Sedang gelombang kedua akan berlangsung pada tanggal 22 hingga 28 Mei 2023 mendatang.
Dalam pelaksanaannya akan dibagi 2 sesi. Sesi pertama mulai pukul 06.45 sampai 10.30 WIB dan sesi kedua mulai pukul 13.00 hingga 16.45 WIB.
Advertisement
Terkait lokasi pelaksanaan UTBK-SNBT di USU, jumlah kapasitas komputer yang disediakan sejumlah 1.610 komputer yang terdiri dari 1.185 komputer di lingkungan USU, 140 komputer di SMK Swasta Telkom Shandy Putra, 145 komputer di Universitas Sari Mutiara, dan 140 komputer di SMAN 1 Medan.
"Materi UTBK yang diberikan tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini tidak ada hafalan, semua mengandalkan kemampuan literasi atau bercerita, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kemampuan tersebut sangat penting bagi peserta karena untuk menjawab soal yang diberikan," ucap Muryanto.
USU menyandang status Perguruan Tinggi Negeri Badan hukum (PTN-BH) yang diberikan ketentuan untuk mahasiswa baru sebesar 50 persen. Untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebesar 20 persen dan melalui UTBK-SNBT sebesar 30 persen.