Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan provinsi Jawa Barat sebagian besar merupakan zona merah rawan bencana. Pihaknya sudah mengingatkan warga, tapi tetap ngotot tak mau pindah tempat tinggal.
"Kalau lihat peta Jawa Barat semuanya merah, Sukabumi dua pertiganya merah, contoh Pak Bupati sudah mengarahkan jangan tinggal di daerah Curug Kembar. Sudah di edukasi, warganya kan tidak mau," kata dia di Desa Sirnaresmi, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/1).
Mantan Wali Kota Bandung itu menambahkan, proses untuk mengedukasi warga tidak mudah. Menurutnya banyak warga yang mengabaikan dan akhirnya jadi korban.
"Kadang kadang istilahnya dikasih obat pahit enggak mau, padahal obat ini menyembuhkan. Pahit kan harus pindah jadi proses itu akan kita terus lakukan untuk mengingatkan masyarakat dengan ilmu kita bisa hidup lebih baik. Tanpa ilmu kita akan jadi korban oleh ketidaktahuan kita sendiri," ujar dia.
Emil sapaan akrabnya melanjutkan, pihaknya tak bisa mengambil tindakan paksa pindah tanpa edukasi. Dia berharap masyarakat yang tinggal di titik rawan bencana bisa sadar.
"Mengedukasi dulu karena untuk memahami dalam kondisi bencana aja enggak mudah gitu, dia tidak merasa, pas kejadian baru sadar. Pas enggak kejadian dia merasa teori kita tidak menjadi atensinya," tutupnya.