Longsor Sukabumi
-
News •Banjir dan Longsor Sukabumi: Lima Korban Meninggal Dunia, Empat Orang Hilang9 Maret 2025, tercatat sebanyak 12 desa di sembilan kecamatan terdampak banjir, dan 30 desa di 22 kecamatan terdampak tanah longsor.
-
News •Tebing 7 Meter Longsor Timbun Bapak dan Anak di Sukabumi, Satu Orang Meninggal DuniaDiduga tebing tanah setinggi setinggi sekira tujuh meter yang berada di belakang rumah korban kondisinya semakin labil, hingga akhirnya longsor karena hampir setiap hari diguyur hujan deras.
-
News •Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Material Longsor di SukabumiLongsor terjadi karena kondisi tanah yang labil di sekitar lokasi proyek yang sedang dikerjakan oleh dua korban bersama rekan-rekannya.
-
News •Pantauan Curah Hujan Masih Tinggi, BMKG Minta Warga Cisolok Waspada Longsor SusulanBencana tanah longsor menerjang Dusun Cimapag terjadi pada 31 Desember 2018 lalu. Sebanyak 29 rumah tertimbun material longsor. Akibat bencana tersebut 32 orang ditemukan meninggal dunia, satu orang dinyatakan hilang, 64 orang selamat, dan 3 orang cedera.
-
News •Masa Tanggap Darurat Longsor Sukabumi Resmi DitutupTim terpadu penanggulangan bencana tanah longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menutup masa tanggap darurat bencana pada Minggu, (6/1).
-
News •Pamali Jual Nasi di Desa SirnaresmiSetiap daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Mulai dari adat, tradisi dan aturan tertentu. Salah satunya Kampung Adat Cimapag, Desa Sirnaresmi, Sukabumi, Jawa Barat yang punya keunikan adat lokal.
-
News •Empat Jasad Korban Longsor Sukabumi Kembali DitemukanPencarian korban longsor saat ini berjalan lancar tanpa adanya halangan. Sebab, itu dibantu dengan alat berat antaranya tiga excavator yang berfungsi untuk mempersingkat waktu penggalian pada lahan longsor yang banyak terdapat batuan.
-
News •Korban Longsor Sukabumi: Dari 100 Orang, 18 Tewas dan 15 HilangTim SAR gabungan masih terus melakukan upaya evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban longsor di Kampung Adat, Cimapang, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Longsor terjadi pada Rabu (30/12) lalu.
-
News •Tim SAR Kembali Temukan 5 Jasad Korban Longsor Sukabumi, 15 Masih DicariTotal sudah 18 jasad korban ditemukan sampai Kamis kemarin. Pencarian ini melibatkan 1.082 orang terdiri dari Satgas Terpadu TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan. Dia mengapresiasi kerja sama tim.
-
News •Engkos Kosasih Bertahan di Lokasi Longsor SukabumiPilihan masyarakat masih menetap di Desa Sirnaresmi juga karena kebutuhan yang tercukupi. Karena kawasan tersebut memiliki sumber mata air dan cocok untuk bertani.
-
News •Gubernur Emil Yakin Pemkab Sukabumi Mampu Tangani Bencana Longsor"Rakyat bisa disentuh tingkat II atau provinsi, sama saja. Tidak harus selalu sedikit-sedikit gubernur. Buat apa ada bupati/wali kota dalam sistem pemerintahan," lanjut Emil.
-
News •Insiden Tanah Longsor, Warga Kampung Cimapag Belum Paham Kawasan Rawan BencanaSampai hari ini, pemerintah desa setempat juga belum mempunyai data akurat untuk area rawan longsor, banjir dan musibah lainnya. Hal itu pula yang membuat mereka belum memberikan pendidikan maupun pelatihan tentang mitigasi bencana.
-
News •Mensos Beri Santunan Rp 195 Juta untuk 13 Korban Tewas Longsor SukabumiMenteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menyerahkan santunan sebesar Rp 195 juta kepada ahli waris korban longsor di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Bantuan diberikan untuk 13 ahli waris. Masing-masing mendapat Rp 15 juta.
-
News •Hujan-hujanan, Mensos Tinjau Korban Longsor SukabumiMenteri Sosial Agus Gumiwang meninjau lokasi bencana longsor di Desa Sirnaresmi, Kampung Cimapag, Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (3/12). Agus datang di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB pagi.
-
News •Firasat Amsur Sebelum Anaknya Meninggal saat Longsor Desa SirnaresmiKakek Amsur (80) tampak merenung. Pria tua tersebut ditinggal anak perempuannya bernama Atsih yang tertimbun tanah Longsor di Desa Sirnaresmi, Sukabumi. Amsur pun mengaku punya firasat sebelum terjadinya longsor. Dia menceritakan pelan sambil mengisap rokok kretek yang membuatnya tenang.
-
News •Pemda Bakal Bangun Rumah yang Rusak Akibat Longsor di Cimapag SukabumiPemda Bakal Bangun Rumah yang Rusak Akibat Longsor di Cimapag Sukabumi. Menurut Sutopo, pemerintah tak akan kembali membangun rumah yang rusak akibat longsor tersebut. Tetapi, pemerintah akan merelokasi dan membangunkan rumah di lokasi yang lebih aman.
-
News •BNPB Sebut Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Longsor SukabumiWilayah itu terjadi longsor lantaran fungsinya sudah dialihkan oleh masyarakat setempat. Menurut Sutopo, wilayah tersebut sejatinya adalah kawasan konservasi bukan budidaya.
-
News •Ridwan Kamil Sebut Longsor di Sukabumi Akibat Aliran Air yang DerasGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan penyebab longsor di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, longsor terjadi akibat aliran air cukup deras.
-
News •Emil Sebut Jabar Masuk Zona Rawan Bencana, Tapi Banyak Warga Menolak PindahGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan provinsi Jawa Barat sebagian besar merupakan zona merah rawan bencana. Pihaknya sudah mengingatkan warga, tapi tetap ngotot tak mau pindah tempat tinggal.
-
News •Fokus Evakuasi Longsor Sukabumi, Emil Belum Berpikir Soal Relokasi Rumah WargaKampung Adat Cimapag, Sukabumi, sangat menjunjung tinggi nilai nilai luhur kemanusiaan. Rata-rata, kata dia, korban yang selamat sudah aman dan nyaman di rumah sanak saudara yang jarak radiusnya tak terlalu jauh.