Fokus Evakuasi Longsor Sukabumi, Emil Belum Berpikir Soal Relokasi Rumah Warga

Kampung Adat Cimapag, Sukabumi, sangat menjunjung tinggi nilai nilai luhur kemanusiaan. Rata-rata, kata dia, korban yang selamat sudah aman dan nyaman di rumah sanak saudara yang jarak radiusnya tak terlalu jauh.

Muhammad Genantan Saputra
Fokus Evakuasi Longsor Sukabumi, Emil Belum Berpikir Soal Relokasi Rumah Warga
Ridwan Kamil tinjau lokasi longsor di Sukabumi. ©2019 Merdeka.com

Pemprov Jawa Barat belum berencana merelokasi rumah terdampak longsor di Kampung Cimapag, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut pihaknya saat ini masih fokus mengevakuasi para warga yang tertimpa bencana khususnya di Desa Sirnaresmi.

"Dalam kebencanaan selalu ada dua tahap. Pertama tahap tanggap darurat, yang kedua adalah pasca bencana atau post rekonstruksi. Jadi pertanyaan itu lebih relevan kita bahas di tahapan bencana pasca bencana apakah relokasi apakah tidak dan sebagainya," kata dia di Desa Sirnaresmi, Rabu (2/1).

"Tapi sementara kehidupan mereka yang sudah selamat bisa aman dulu, sambungnya.

Emil, menambahkan pihaknya sudah menyediakan tenda pengungsian di sekitar lokasi. Namun para warga lebih memilih mengungsi di rumah sanak saudara.

Sebabnya, kata Emil, Kampung Adat Cimapag, Sukabumi, sangat menjunjung tinggi nilai nilai luhur kemanusiaan. Rata-rata, kata dia, korban yang selamat sudah aman dan nyaman di rumah sanak saudara yang jarak radiusnya tak terlalu jauh.

"Jadi kampung ini rata-rata berhubungan family dengan radius tida terlalu jauh," tandas Emil.

Rekomendasi