Roy Suryo mengadu ke KPK soal kemelut stadion Lebak Bulus

Roy mengaku tak mau bernasib seperti Menpora sebelumnya. Dia berkonsultasi pada KPK.

Aryo Putranto Saptohutomo
Roy Suryo mengadu ke KPK soal kemelut stadion Lebak Bulus
Roy Suryo tunggangi kuda pimpin Kirab Budaya Rakyat. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, serta beberapa anak buahnya siang hari ini datang ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia mengaku akan mengadukan kemelut status stadion Lebak Bulus bakal dibongkar buat dibikin terminal Monorail.Roy Suryo tiba pukul 15.00 WIB. Dia menyatakan kedatangannya ke kantor lembaga penegak hukum itu hari ini adalah inisiatifnya."Saya datang sendiri, tidak dipanggil. Saya datang bersama dengan beberapa pejabat dari Kemenpora. Ini memiliki inisiatif melakukan konsultasi kepada KPK. Kami ingin konsultasi tentang suatu masalah," kata Roy kepada para pewarta di Gedung KPK, Jakarta, Senin (23/6).Roy mengaku maksud dia berkonsultasi dengan KPK ihwal status stadion Lebak Bulus itu supaya ingin mendapat pandangan lain. Dia menyatakan ingin menyelesaikan permasalahan itu tanpa menimbulkan masalah baru di kemudian hari."Karena saya bukan orang hukum, jadi saya ingin sebagai warga negara yang tidak ingin kantor Kemenpora itu menjadi salah, bahkan terjebak dengan sesuatu hal yang memang nanti akan membuat sulit. Maka kami harus, melakukan konsultasi," ujar Roy.Status stadion Lebak Bulus menjadi terkatung-katung belakangan ini. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin membongkarnya dan berencana mendirikan terminal dan depo Monorail terpadu di lokasi itu. Tetapi, menurut Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, pihak Kemenpora mempersulit mendapat perizinan.Ahok, sapaan Basuki, menyatakan Kemenpora baru memberikan izin pembongkaran stadion Lebak Bulus jika pembangunan stadion Taman BMW di Jakarta Utara sudah berjalan. Sementara Kemenpora menyangkal hal itu. Itulah pangkal ketegangan antara Pemprov DKI Jakarta dengan Kemenpora. Buntut masalah itu, pada 9 Juni lalu, Roy melayangkan teguran (somasi) kepada Ahok supaya meminta maaf kepada Kemenpora lantaran dituding sebagai biang keterlambatan pembangunan Monorail.

Rekomendasi