Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon menggelar aksi bersih pantai di Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Ratusan pelajar turut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen menjaga kebersihan lingkungan pesisir.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Program Aksi Cinta Laut 2026 yang diinisiasi oleh Kodaeral IX Ambon. Tujuannya untuk menanamkan kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut dan pesisir.
Aksi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk prajurit Kodaeral IX, Babinsa, Babinpotmar, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada 2026. Kolaborasi ini bertujuan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga laut Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Lintas Sektor untuk Lingkungan Bersih
Kadister Kodaeral IX Kolonel Laut (KH) Franky Jamris Akihary di Ambon, Sabtu, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI AL, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat. Sinergi ini penting dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencintai serta menjaga laut Indonesia.
Kodaeral IX Ambon secara aktif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi. Hal ini dilakukan demi mewujudkan lingkungan pesisir yang bersih dan lestari. Program ini juga mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung pelestarian sumber daya maritim.
Melalui kegiatan Karya Bakti TNI Angkatan Laut, Kodaeral IX berupaya memberdayakan wilayah pertahanan laut. Ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam upaya pelestarian. Diharapkan kepedulian terhadap kebersihan laut menjadi budaya berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Edukasi dan Pelibatan Generasi Muda
Keterlibatan para pelajar dalam kegiatan bersih pantai ini menjadi bagian dari edukasi lingkungan. Tujuannya agar generasi muda memahami pentingnya menjaga kawasan pesisir dari ancaman sampah. Sampah plastik, khususnya, dapat merusak ekosistem laut yang vital.
Peserta aksi Kodaeral IX Ambon Bersih Pantai datang dari berbagai institusi pendidikan. Mereka meliputi pelajar dari SMK Negeri 7 Maluku Tengah, SMP Negeri 32 Maluku Tengah, dan SD Negeri 214 Maluku Tengah. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap isu lingkungan.
Selain pelajar, mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada 2026 juga turut serta dalam aksi gotong royong ini. Mereka bersama prajurit Kodaeral IX, Babinsa Negeri Saleman, Babinsa Negeri Karlutu, dan Babinpotmar Kodaeral IX membersihkan sampah. Seluruh peserta bahu-membahu menangani sampah di sepanjang pesisir pantai.
Advertisement
Advertisement
Saleman: Destinasi Wisata Unggulan yang Terjaga
Aksi bersih pantai ini memiliki arti penting karena Negeri Saleman merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Maluku. Wilayah ini banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Keindahan alamnya menjadi daya tarik utama.
Dengan lingkungan pantai yang bersih dan terawat, diharapkan daya tarik wisata dapat terus terjaga. Hal ini sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, terutama dari sektor ekonomi. Pariwisata berkelanjutan menjadi tujuan utama.
Kadister Kodaeral IX menambahkan bahwa kehadiran pelajar dan mahasiswa tidak hanya berfokus pada aksi membersihkan pantai. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran mengenai pentingnya menjaga laut dari pencemaran. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama untuk kelestarian lingkungan.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Berkelanjutan untuk Pelestarian Maritim
Melalui Program Aksi Cinta Laut 2026, Kodaeral IX mengajak seluruh elemen masyarakat. Tujuannya adalah menjadikan kepedulian terhadap kebersihan laut dan kawasan pesisir sebagai budaya. Budaya ini harus dilakukan secara berkelanjutan untuk hasil maksimal.
Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung pelestarian sumber daya maritim. Ini diwujudkan melalui kegiatan pemberdayaan wilayah pertahanan laut yang melibatkan masyarakat secara aktif. TNI AL berperan penting dalam menjaga ekosistem laut.
Franky Jamris Akihary berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Dengan demikian, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan pesisir semakin meningkat. Negeri Saleman diharapkan tetap menjadi destinasi wisata yang bersih, indah, dan lestari.
Advertisement
Sumber: AntaraNews