Lalin Tol JORR Berangsur Pulih usai Tabrakan Beruntun

Lalu lintas di Tol JORR KM 54+600 menuju Cakung telah kembali lancar setelah terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan enam mobil.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Lalin Tol JORR Berangsur Pulih usai Tabrakan Beruntun
Sejumlah petugas turun tangan menangani kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) KM 54+600 arah Cakung. (Foto: Istimewa).

Situasi arus lalu lintas di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) KM 54+600 menuju Cakung, khususnya di kawasan Bintara, kini telah pulih setelah terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, siang.

Kecelakaan tersebut sempat mengganggu kelancaran lalu lintas, namun kini kondisi sudah kembali normal.

Menurut AKBP Rieki Indra Brata Manggala, yang menjabat sebagai Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, arus lalu lintas di lokasi kejadian telah berjalan lancar sejak sore hari. "Sudah (normal) tadi jam 16.00 WIB," ungkap Rieki saat dihubungi pada hari yang sama.

Kecelakaan beruntun itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta dua orang lainnya mengalami cedera. Korban yang meninggal dunia adalah Gandi Sugandi, seorang pengemudi truk kontainer berusia 59 tahun, yang kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati.

Sementara itu, Hamdan Hidayat, yang berusia 28 tahun dan mengemudikan pikap, mengalami luka berat, sedangkan Jajang Irawan, sopir truk berusia 28 tahun, mengalami luka ringan. Kedua korban yang selamat tersebut telah dibawa ke RS Mitra Keluarga Jati Asih untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Urutan Peristiwa

Rieki memberikan penjelasan mengenai kecelakaan yang terjadi, di mana enam kendaraan bergerak dari arah Bintara menuju Cakung di lajur satu. Lima kendaraan yang berada di depan mulai mengurangi kecepatan akibat kemacetan lalu lintas yang terjadi.

"Keenam kendaraan melaju dari Bintara arah Cakung di lajur satu, kendaraan pertama sampai kendaraan kelima mengurangi kecepatan karena kondisi macet," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa truk dengan nomor polisi F 9539 FD yang berada di belakang diduga mengalami microsleep, sehingga kehilangan kendali dan menabrak kendaraan yang ada di depannya.

"Dari belakang kendaraan keenam Truck F 9539 FD diduga mengantuk (micro sleep) tidak bisa mengendalikan kendaraan sehingga menabrak kendaraan di depannya sehingga mengakibatkan kecelakaan," jelas Rieke.

Setelah insiden tersebut, petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol segera melakukan penanganan di lokasi kejadian. Mereka melakukan pengamanan arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan proses evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat.

Selain itu, Rieki menambahkan bahwa petugas juga melakukan pemeriksaan identitas pengemudi serta kendaraan yang terlibat.

"Petugas juga memeriksa identitas pengemudi serta kendaraan. Melaksanakan olah TKP dan mengamankan barang bukti, dokumentasi TKP, interogasi saksi (pengemudi) dan melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang kemudian diamankan di tempat yang aman," tuturnya.

Rekomendasi