Cara perampok berkelainan seks kelabui para lelaki 'nakal

Kelompok ini biasanya mengincar korbannya para kaum homoseksual yang kerap berkumpul di mal di Jakarta.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Cara perampok berkelainan seks kelabui para lelaki 'nakal
Cara perampok berkelainan seks kelabui para lelaki \'nakal\'

HG, DD, AS, dan DM tampak tertunduk malu saat aparat kepolisian memperkenalkan mereka di depan awak media di Mapolda Metro Jaya, Kamis (3/8). Meski sesekali salah satu dari mereka coba mengintip ke arah para pemburu berita.Berdasarkan pemeriksaan kepolisian komplotan ini terbilang profesional. Diketahui para pelaku yang mayoritas memiliki kelainan seksual ini membidik para kaum homoseksual yang kerap berkumpul di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta untuk dikuras harta bendanya.Terhitung, sudah 10 kali mereka melancarkan aksinya dalam kurun waktu 5 tahun."Mereka sudah beraksi selama 5 tahun. Dengan HG sebagai otaknya," papar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Toni Harmanto kepada wartawan, Kamis (3/8).HG yang merupakan seorang biseksual ini menuturkan bagaimana kelompoknya menggaet target. "Biasa di cafe-cafe. Biasanya kita selalu cari suami-suami nakal, centil yang mau main," imbuh HG tenang saat ditanya wartawan.Dalam memilih targetnya, lanjut HG, dirinya juga selalu bertanya lebih dulu apakah korban cenderung menyukai laki-laki atau perempuan. "Kalau si om mau perempuan, saya telepon teman saya buat temenin dia. Kalau suka laki-laki, kita juga sediain laki-laki," lanjutnya.Setelah hubungan keduanya lancar, biasanya pelaku yang bertugas sebagai umpan akan mengajak korban menginap. "Nggak sampai berhubungan, begitu mereka mau melakukan. Kita gerebek," ucap HG.Saat penggerebakan itu tentu korban merasa malu. Di situlah HG dan teman-temannya memanfaatkan keadaan untuk memeras korban. HG mengaku dirinya sudah 5 tahun melakoni aksi kejahatan itu dan tidak pernah sekalipun melukai korbannya. "Mereka mau aja nyerahin. Nggak kita apa-apain. Cuman yang ini (Sabur) dia ngelawan," papar HG.HG beserta tiga pelaku lainnya terpaksa harus mendekam di tahanan Mapolda Metro Jaya. Mereka dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman yakni 5-12 tahun penjara.

Komplotan inilah yang membunuh instruktur fitnes bernama Subur. Sabur ditemukan tewas terbujur kaku di dalam kamar mandi kosnya pada Sabtu 14 Juli 2012. Saat ditemukan hanya ada sebuah kartu tanda penduduk di sekitar kamarnya. Berdasarkan keterangan saksi, nama penyewa kos berbeda dengan nama korban. Penyewa baru menempati kamar kos sekitar enam hari.

Rekomendasi