Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (10/4) menyampaikan apresiasi tinggi kepada Satuan Tugas Penegakan Hukum Kehutanan (PKH) atas keberhasilan mereka memulihkan aset negara. Satgas ini dinilai vital dalam menjaga sumber daya alam dan keuangan Indonesia.
Sejak dibentuk pada Februari 2025, Satgas PKH telah berhasil mengamankan aset senilai Rp371,1 triliun, setara dengan sekitar US$21,7 miliar, berdasarkan data pemerintah. Pencapaian ini menunjukkan efektivitas kerja keras mereka.
Pujian tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam sebuah acara di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, menandai transfer denda administratif, pemulihan aset, dan reklamasi kawasan hutan tahap keenam.
Advertisement
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan tertinggi atas pengorbanan anggota Satgas PKH. Beliau mengakui bahwa misi pemulihan aset kehutanan ini sangat menantang, mengingat luasnya geografi Indonesia dan kompleksitas masalah penegakan hukum di wilayah hutan.
Dalam menjalankan tugas mulia ini, personel Satgas PKH kerap menghadapi ancaman dan intimidasi di lapangan. Kondisi ini menunjukkan betapa besar risiko yang harus mereka hadapi demi melindungi kekayaan negara dan memastikan pemulihan aset berjalan lancar.
Presiden menegaskan bahwa melindungi kekayaan bangsa adalah tanggung jawab luhur dan bagian integral dari pelayanan publik. Upaya pemulihan aset kehutanan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah terhadap integritas dan keberlanjutan sumber daya alam.
Advertisement
Advertisement
Meskipun mengapresiasi kinerja Satgas, Presiden Prabowo menyuarakan keprihatinan terhadap oknum pejabat yang menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Praktik semacam itu dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Saya mendesak kita semua yang diamanahi rakyat untuk melaksanakan tugas dengan integritas,” ujar Presiden, menekankan pentingnya kejujuran dan transparansi dalam setiap tindakan. Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh aparatur negara.
Presiden juga menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap Satgas PKH, memperingatkan bahwa setiap upaya menghalangi kerja mereka akan dianggap sebagai tindakan melawan negara. Otoritas akan memastikan perlindungan bagi personel yang terlibat dalam operasi penegakan hukum.
Advertisement
Dukungan ini mencakup jaminan keamanan dan sumber daya yang memadai agar Satgas dapat bekerja tanpa hambatan. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan keberhasilan pemulihan aset kehutanan demi kepentingan bersama.
Advertisement
Presiden Prabowo menambahkan bahwa upaya pemulihan aset sangat penting untuk memperkuat keuangan negara dan memastikan sumber daya digunakan untuk kesejahteraan publik. Aset yang berhasil diamankan akan dialokasikan kembali untuk program pembangunan.
Aset yang telah dipulihkan, termasuk kawasan hutan, dapat dialihkan untuk program pembangunan dan perlindungan lingkungan. Ini berarti dana dan lahan yang sebelumnya hilang kini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat dan keberlanjutan ekosistem.
Prabowo mengakhiri pidatonya dengan menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk mempertahankan aset negara dan melanjutkan tindakan penegakan hukum. “Negara tidak akan mundur dalam menjaga kekayaan bangsa,” tegasnya.
Advertisement
Semua sumber daya yang berhasil dipulihkan akan dikelola secara bertanggung jawab demi kemaslahatan masyarakat. Ini merupakan janji pemerintah untuk memastikan setiap rupiah dan setiap jengkal tanah yang diselamatkan memberikan manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia.
Sumber: AntaraNews