Pikap Bermuatan Melon Terbakar di Tol Nganjuk, Satu Orang Tewas

Minggu, 23 Juni 2019 08:55 Reporter : Erwin Yohanes
Pikap Bermuatan Melon Terbakar di Tol Nganjuk, Satu Orang Tewas Pikap terbakar di tol Nganjuk. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Kertosono-Nganjuk, tepatnya di Km 662 Jalur B. Akibatnya, seorang penumpang tewas terbakar akibat terjebak di dalam mobil yang ditumpanginya.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim, AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan yang tengah melaju di Jalan Tol Kertosono-Nganjuk, pada Sabtu (22/5) malam.

"Kecelakaan ini melibatkan mobil jenis pikap Grand Max bernopol AE 1418 BX, Nissan Grand Livina bernopol AE 1418 BX, dan Daihatsu Calya bernopol N 1943 ID," ujarnya, Minggu (23/6).

Ia menambahkan, kendaraan pikap dikemudikan Agus Santoso (36), warga Sidorejo, Geneng, Ngawi. Sedangkan penumpang yang juga korban meninggal, diketahui bernama Karsito, (30), asal Desa Pangkur Kecamatan Kuadungan Kabupaten Ngawi.

Mobil pikap diketahui melaju dari Timur menuju ke Barat. Sesampai di KM 662/jalur B, mobil pikap mengalami pecah ban belakang kanan, kemudian terguling di lajur kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah di belakang melaju kendaraan Toyota Calya yang berjarak cukup dekat dengan kendaraan pikap yang terguling di lajur kanan.

Pengemudi Toyota Calya rupanya masih bisa menghindar dengan membanting kemudi ke kiri hingga menabrak guardrail. Nahasnya, Grand Livina yang saat itu melaju di belakang Toyota Calya tidak bisa menghindar hingga akhirnya menabrak pikap yang terguling.

"Dari hasil analisa petugas Sat PJR Polda Jatim, diperkirakan pikap bermuatan buah melon yang bergerak dari Lamongan menuju ke Ngawi, melaju dengan perkiraan kecepatan 80 km/jam. Pikap tiba-tiba mengalami pecah ban belakang kanan, sehingga membuat pikap oleng dan hilang kendali, lalu terguling melintang dilajur kanan," ungkapnya.

Kemungkinan, tambahnya, mobil Grand Livina menabrak tangki bahan bakar kendaraan pikap hingga terjadi percikan dan membakar habis kendaraan Pikap tersebut.

"Diperkirakan penumpang pikap tidak bisa keluar (terjebak) dari kendaraan karena terhimpit. Sehingga ia pun terbakar dan meninggal di lokasi. Dalam kasus ini, satu korban meninggal dan lima lainnya mengalami luka-luka," jelas Bambang.

Terhadap kejadian ini, petugas pun segera melakukan evakuasi pada korban yang cidera maupun meninggal. Mereka pun dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk. "Perkara ini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Nganjuk," tegasnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini