Pemkab Bangka: Lomba PMR Asah Keterampilan dan Karakter Sosial Pelajar
Pemkab Bangka melalui Staf Ahli Bupati, Boy Yandra, mengapresiasi Lomba PMR yang dinilai efektif mengasah keterampilan dan karakter sosial para pelajar di daerah tersebut.
Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Boy Yandra, memberikan apresiasi tinggi terhadap Lomba PMR. Kegiatan ini dinilai sangat efektif dalam mengasah keterampilan serta karakter sosial para pelajar di Kabupaten Bangka.
Lomba Palang Merah Remaja tersebut diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Acara ini berhasil menarik partisipasi ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA.
Bertempat di Sungailiat, kegiatan yang berlangsung pada Minggu (23/11) ini menjadi sarana edukatif yang kreatif. Boy Yandra menekankan pentingnya pengembangan potensi generasi muda melalui inisiatif semacam ini.
Mengembangkan Keterampilan dan Kreativitas Pelajar
Boy Yandra menegaskan bahwa Lomba PMR yang diadakan oleh PMI Bangka memberikan dampak positif yang signifikan. Menurutnya, kegiatan ini secara langsung mampu mengasah keterampilan para pelajar yang menjadi peserta.
"Lomba PMR yang diadakan oleh PMI Bangka, memberikan dampak positif bagi peserta yang merupakan pelajar karena mampu mengasah keterampilan," kata Boy Yandra di Sungailiat, Minggu, menanggapi kegiatan lomba PMR Kabupaten Bangka 2025.
Lomba ini melibatkan sekitar 500 peserta yang merupakan utusan dari berbagai sekolah, mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat. Mereka berpartisipasi dalam beragam cabang lomba seperti cerdas tangkas, youth station, peragaan busana, dan paduan suara.
Boy Yandra menambahkan bahwa panitia sengaja melombakan cabang-cabang yang memberikan pembelajaran positif bagi semua peserta. Hal ini menjadikan Lomba PMR sebagai sarana kreativitas yang edukatif dan relevan bagi pengembangan diri pelajar.
Menanamkan Karakter Sosial dan Semangat Kemanusiaan
Lebih lanjut, Boy Yandra menyoroti peran PMR sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang krusial. Kegiatan ini mampu membangun dan menanamkan karakter sosial yang kuat bagi para pelajar sejak dini.
Menurutnya, anggota PMR harus dididik, dibina, dan dikembangkan sejak dini agar bisa menjadi sosok relawan yang berkarakter ke-Indonesiaan. Pembinaan ini penting untuk membentuk generasi muda yang peduli terhadap sesama.
Anggota PMR juga dianggap sebagai cikal bakal penerus PMI yang berkualitas dan mampu menjalankan tugas kemanusiaan. Keberadaan mereka menjamin kesinambungan organisasi PMI pada masa depan, dengan semangat kerelawanan yang tinggi.
Boy Yandra menegaskan bahwa anggota PMR merupakan salah satu kekuatan utama PMI dalam melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan. Ini termasuk di bidang kesehatan dan siaga bencana, serta mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah, sekaligus mengembangkan kapasitas organisasi PMI.
Sumber: AntaraNews